Pasokan Daging Indonesia Makin Menipis, Peneliti Tawarkan Solusinya

- Sabtu, 28 Mei 2022 | 12:11 WIB
Dampak Wabah Virus PMK membuat Harga Daging Sapi Turun. (Pixabay.com)
Dampak Wabah Virus PMK membuat Harga Daging Sapi Turun. (Pixabay.com)

HARIANHALUAN - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Aditya Alta mengatakan, pasokan daging sapi di Indonesia masih kurang.

Hal itu mengingat permintaan daging meningkat akibat populasi yang terus bertambah.

Maka dari itu, menurutnya, Indonesia masih membutuhkan impor daging dan bibit hewan ternak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Maraknya Isu PMK, Tidak Patahkan Semangat Pedagang Jual Daging Sapi, Harga Stabil

Indonesia masih membutuhkan impor daging maupun bibit hewan ternak karena ada keterbatasan pasokan domestik. Sementara permintaan daging semakin meningkat seiring dengan pertambahan populasi dan peningkatan pendapatan terutama bagi kelas menengah yang semakin bertambah,” ujar Aditya, dikutip dari Okezone.com, Sabtu, 28 Mei 2022.

Untuk membantu mencukupi kebutuhan daging sapi dari impor, dia menyarankan, pemerintah perlu membenahi sistem impor dan mengupayakan peningkatan harga produksi dan distribusi.

Baca Juga: Wabah PMK di Level Mengkhawatirkan, Usaha Daging Sapi Terancam Berhenti

"Indonesia juga bisa menambahkan Brazil dan Amerika Serikat sebagai negara pemasok impor daging sapi untuk untuk mengurangi ketergantungan dari Australia," ujar Aditya.

Tak hanya itu, ada hal lain yang bisa dilakukan pemerintah.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dari Ukraina, Jokowi Kembali ke Polandia

Kamis, 30 Juni 2022 | 08:18 WIB
X