Jaga Pangan Nasional dengan Sistem Pengawasan Internal

- Selasa, 31 Mei 2022 | 08:37 WIB
Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Irjen Kementan), Jan Samuel Maringka. (Dok. Kementan)
Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Irjen Kementan), Jan Samuel Maringka. (Dok. Kementan)

Harian Haluan - Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Irjen Kementan), Jan Samuel Maringka meminta jajaran kerjanya untuk memperkuat pengawalan pembangunan pertanian nasional melalui sinergitas aparat pengawas internal pemerintah (APIP) dengan aparat penegak hukum (APH) seperti BPK, Polri dan Kejaksaan.

Menurutnya, sektor pertanian kian strategis karena terbukti mampu menjadi penyanggah ekonomi nasional. Pertanian tumbuh positif di tengah lesunya ekonomi nasional akibat pandemi.

"Pertanian dibawah Pak Menteri (SYL) tumbuh positif di tengah pandemi. Ekspor kita naik, PDB kita naik dan NTP juga naik. Ini artinya pertanian sangat strategis dan mampu menjadi bantalan ekonomi nasional," katanya.

Baca Juga: Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan Indonesia Mulai Tumbuh

Jan menambahkan, penguatan tersebut perlu dilakukan untuk mewujudkan kedaulatan pangan melalui fungsi pengawasan tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran.

"Saya selalu mengatakan bahwa jaga pangan itu harus berfokus pada program strategis, prioritas, dan super prioritas. Diantaranya membangun sinergi APIP dan APH untuk mewujudkan kedaulatan dan pangan">ketahanan pangan nasional," ujar Jan dalam rapat kerja teknis pengawasan Irjen Kementan tahun 2022 di JSI Bogor, Senin, 30 Mei 2022.

Jan mengatakan, Inspektorat Jenderal kementan di bawah pimpinan Syahrul Yasin Limpo (SYL) harus mampu merealisasikan pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern. Salah satunya dengan refocusing pengawasan di lingkungan kementan.

"Refocusing itu bukan hanya anggaran saja, tetapi kinerja kita harus lebih cepat, tepat dan mampu merealisasikan pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern," katanya.

Baca Juga: Data BPS: Sektor Pertanian Serap Lapangan Kerja Tertinggi di Tahun 2022

Halaman:

Editor: Adhi Widharta

Sumber: Kementan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X