Iuran BPJS Kesehatan Sesuai Gaji Berlaku Bulan Depan, Jadi Berapa?

- Minggu, 12 Juni 2022 | 15:33 WIB
Besaran Iuran BPJS Kesehatan Disesuaikan dengan Jumlah Gaji yang diterima. Tidak ada Kelas
Besaran Iuran BPJS Kesehatan Disesuaikan dengan Jumlah Gaji yang diterima. Tidak ada Kelas

HARIANHALUAN - BPJS Kesehatan akan menghapus kelas 1, 2, dan 3 pada Juli 2022 dan berganti ke kelas standar. Nantinya, peserta akan membayar sesuai dengan besaran gaji sesuai dengan prinsip gotong royong.

Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Asih Eka Putri mengatakan, dengan diterapkannya BPJS Kesehatan Kelas Standar, maka besaran iuran seperti BPJS Kesehatan saat ini yang terdiri dari kelas 1, 2, dan 3 tidak akan lagi berlaku.

Baca Juga: Terapkan Rawat Inap Kelas Standar, Iuran BPJS Kesehatan Tahun 2022 Turun

"Iuran tentunya sudah tidak relevan apabila dikaitkan dengan Kelas 1, 2, dan 3, karena tidak akan lagi ada Kelas 1, 2, dan 3," jelas Asih dikutip dari CNBC Indonesia, Minggu, 12 Juni 2022.

Menurut dia, peserta BPJS Kesehatan yang berpendapatan lebih tinggi akan membayar iuran lebih besar dibanding mereka yang pendapatannya lebih rendah. Dengan kata lain, formula besaran iuran untuk BPJS Kelas Standar ini kata Asih akan mengikuti formulasi iuran yang dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Demi Keluarga, Buruh Harian Lepas Ini Tak Pernah Nunggak Bayar Iuran BPJS Kesehatan

"Jadi, ada rentang iuran, antara besaran upah antara sekian juta sampai sekian juta. Itu salah satu yang sedang kita formulasikan. Lalu, nanti ada beberapa formula lainnya. Akan tetap menjaga keadilan, prinsip ekuitas, prinsip asuransi sosial bisa ditegakkan," jelas Asih.

Kendati besaran iuran akan berbeda antara mereka yang berpenghasilan tinggi dan rendah, namun fasilitas rawat inap yang akan didapatkan akan tetap sama. Asih mengatakan, jika sebelumnya kelas rawat inap BPJS Kesehatan bertingkat-tingkat, ke depan tidak akan lagi berlaku seperti itu. Namun, pelayanan medis tetap sama.

"Jadi manfaatnya baik manfaat layanan medis atau kelas rawat inap adalah menggunakan satu kriteria atau standar baku untuk seluruh peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional)," jelas dia.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X