KKP Targetkan 75 Persen Lulusan Sekolah Perikanan Terserap ke Dudi

- Rabu, 22 Juni 2022 | 18:18 WIB
Kepala Pusat Pendidikan KP (Pusdik KP), Bambang Suprakto
Kepala Pusat Pendidikan KP (Pusdik KP), Bambang Suprakto

HARIANHALUAN - Kepala Pusat Pendidikan KP (Pusdik KP), Bambang Suprakto, menerangkan bahwa menghasilkan lulusan yang unggul dan berjiwa wirausaha menjadi acuan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di KKP, sehingga lulusan dapat diterima dengan mudah di dunia usaha dan industri (DuDi) serta dapat menciptakan kemandirian dalam usaha di bidang kelautan dan perikanan.

KKP memiliki indikator kinerja dalam hal penyerapan lulusan pada dunia usaha/industri sebesar 75 persen. SUPM Sorong berhasil melampaui target penyerapan dunia usaha dan industri (DuDi) sebesar 87 persen (142 orang) dan 9,2 persen (15 orang) berwirausaha.

Baca Juga: TNI AL - KKP Sinergi Wujudkan Pembangunan Wilayah Pesisir

"Untuk itu kami sangat mengapresiasi atas kerja keras seluruh civitas akademika SUPM Sorong. Kami juga bangga dengan lahirnya para wirausaha muda baru yang merupakan lulusan SUPM Sorong. Jadi 96,2 persen lulusan sudah memiliki langkah ke depannya, ada yang terserap dunia usaha dan industri ada juga yang berwirausaha," ucap Bambang dikutip dari laman resmi kkp.go.id, Rabu, 22 Juni 2022.

SUPM Sorong telah dilengkapi fasilitas sesuai dengan tuntutan kurikulum di bidang KP, antara lain: Maritime English Simulator, Simulator Peraturan Pencegahan Tubrukan di Laut, 1 unit kapal latih KM. Airaha 78 gross ton, hingga workshop pengolahan hasil perikanan.

Baca Juga: Begini Jurus KKP Cegah Kepunahan Ikan Hiu Berjalan

Lulusannya pun dibekali dengan sertifikasi kompetensi, diantaranya sertifikat keahlian dan keterampilan tersebut, di antaranya Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan (ANKAPIN) Tingkat II, BST, Ahli Teknika Kapal Penangkap Ikan (ATKAPIN) Tingkat II, Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB), hingga Sertifikat Kompetensi yang dikeluarkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Di samping itu, KKP juga memberikan kesempatan selebar-lebarnya kepada anak pelaku utama KP, seperti nelayan, pembudidaya ikan, pengolah ikan, dan petambak garam, untuk mengenyam pendidikan secara gratis, melalui kuota sebesar 55 persen dari total jumlah peserta didik dan jumlahnya pun akan terus ditingkatkan dengan memperhatikan keterwakilan peserta didik yang berasal dari kabupaten/kota dan provinsi.

Sementara itu, apresiasi datang dari Walikota Sorong yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan, Hasni K. Pasaribu.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: kkp.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X