Digagas KKP, Rehabilitasi Terumbu Karang di 2 Kabupaten Gunakan 72 Rangka Sprider

- Kamis, 23 Juni 2022 | 09:52 WIB
Rehabilitasi terumbu karang. Dok kkp.go.id
Rehabilitasi terumbu karang. Dok kkp.go.id

HARIANHALUAN - Berbagai aksi nyata memperingati Hari Segitiga Karang (Coral Triangle Day) 9 Juni 2022 digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Beberapa di antaranya adalah rehabilitasi terumbu karang, bersih pantai dan bersih bawah laut yang diselenggarakan oleh Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) pada Kamis, 9 Juni 2022 lalu di sejumlah kawasan konservasi nasional.

Kepala BKKPN Kupang Imam Fauzi mengungkapkan beberapa lokasi tersebut meliputi Taman Nasional Perairan (TNP) Laut Sawu, Taman Wisata Perairan (TWP) Gili Meno, Gili Air dan Gili Trawangan (Gili Matra), TWP Kepulauan Kapoposang, TWP Kepulauan Padaido, TWP Laut Banda serta Suaka Alam Perairan (SAP) Kepulauan Raja Ampat.

Baca Juga: Cegah Stunting, Menteri Trenggono Dorong Masyarakat Indonesia Makan Ikan

“Selain rehabilitasi terumbu karang, bersih pantai, bersih bawah laut, masih ada kegiatan lain yang kami lakukan bersama masyarakat seperti pelepasliaran tukik penyu serta pemeliharaan media rehabilitasi karang yang dilakukan di berbagai lokasi,” ungkap Imam di Kupang dikutip dari laman resmi kkp.go.id, Kamis, 23 Juni 2022.

Kegiatan rehabilitasi terumbu karang yang dilaksanakan di Pantai Wisata Oesina Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang dan Pantai Uba Rani di Desa Molie, Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, menurut Imam adalah bentuk implementasi kolaborasi dengan para pemangku kepentingan baik pemerintah desa, pihak swasta, dan BUMN yakni PT. PLN dan PT. PP, untuk membangun kawasan konservasi melalui ekonomi biru dengan pembangunan infrastruktur yang mengedepankan kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan.

Baca Juga: 24 Desa di Kepulauan Riau Dapat Bantuan 4,7 Ton Ikan dari KKP

Sementara, bersih pantai dilaksanakan di 3 lokasi yakni Pantai Wisata Oesina, Pantai Wisata Loedi Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao dan Kampung Saribra Distrik Aimando, Kabupaten Biak Numfor. Sedangkan bersih bawah laut di Taman Wisata Perairan (TWP) Gili Matra, pelepasliaran tukik penyu di Kampung Saribra serta pemeliharaan media rehabilitasi karang di TWP Gili Matra, TWP Kepulauan Kapoposang, TWP Kepulauan Padaido, TWP Laut Banda dan SAP Kepulauan Raja Ampat.

“Pengambilan sampah pada aksi bersih pantai dan laut difokuskan pada jenis sampah anorganik. Dari hasil kegiatan pengambilan sampah di 3 lokasi yaitu di Pantai Wisata Oesina, Pantai Wisata Loedi dan Kampung Saribra, terkumpul sebanyak 532 kg sampah anorganik yang didominasi sampah botol plastik, gelas plastik, bungkus makanan ringan, sedotan dan bungkus deterjen. Sedangkan sampah yang diangkat dari laut di TWP Gili Matra berupa tali bekas mooring buoy, tali kapal, tali jangkar, pipa plastik dan sampah plastik dengan berat total 20 kg. Kegiatan rehabilitasi terumbu karang di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Sabu Raijua, menggunakan rangka spider sebanyak 72 unit dengan bibit karang sebanyak 936 fragmen (1 rangka 13 fragmen)" terang Imam.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: kkp.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X