Dorong Pemberdayaan Perempuan, KKP-APEC Gelar Workshop Pemanfaatan Limbah Perikanan

- Jumat, 24 Juni 2022 | 11:48 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Undersecretariat of Fisheries and Aquaculture of Chile menggelar Workshop on Guide and Valuing Fishery by Product: Promotion of Sustainable Artisan Activities of Women Empowerment secara Hybrid di Bali.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Undersecretariat of Fisheries and Aquaculture of Chile menggelar Workshop on Guide and Valuing Fishery by Product: Promotion of Sustainable Artisan Activities of Women Empowerment secara Hybrid di Bali.

HARIANHALUAN - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Undersecretariat of Fisheries and Aquaculture of Chile menggelar Workshop on Guide and Valuing Fishery by Product: Promotion of Sustainable Artisan Activities of Women Empowerment secara Hybrid di Bali.

Kegiatan berlangsung dua hari pada 8 dan 9 Juni 2022.

Workshop yang merupakan usulan Indonesia dan Chile di forum APEC Ocean and Fisheries Working Group (APEC-OFWG) ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan kembali limbah biologis atau produk sampingan dari perikanan skala kecil di daerah pesisir.

Baca Juga: KKP Lepas Ekspor Perdana 80 Ekor Koi Asal Blitar ke Malaysia

"Langkah ini memungkinkan terciptanya unit bisnis baru yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Selain itu, juga mengedepankan peran perempuan karena seperti yang kita tahu, perempuan memiliki partisipasi yang besar dalam peningkatan kondisi kehidupan masyarakat pesisir,” ungkap Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar dikutip dari laman resmi kkp.go.id, Jumat, 24 Juni 2022.

Monica Rojas Noack, Head of International Affairs Unit, National Fisheries and Aquaculture Service, Chile, selaku Lead Shepheard APEC-OFWG mengatakan, lokakarya ini akan mengidentifikasi pengalaman terbaik dan peluang baru dalam penggunaan kembali limbah biologis dari penangkapan ikan, serta menghasilkan instrumen panduan untuk mereplikasi pengalaman terbaik tersebut.

Baca Juga: Gandeng ATR/BPN, KKP Permudah Pembudidaya Ikan Dapat Sertifikat Tanah

Lokakarya hari pertama terbagi dalam dua sesi, yakni pertukaran informasi dan diskusi successful projects dari lima anggota APEC yaitu Chile, Indonesia, Peru, Tiongkok dan Filipina. Kemudian finalisasi konsep dokumen Guidelines of Projects for the Reduction of Sea Food Loss and Waste yang berisikan pedoman dalam pemanfaatan limbah beserta panduan untuk mereplikasi proyek tersebut.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri, Ari Prabowo dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKP telah berkomitmen mengembangkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan dengan pendekatan ekonomi biru. Implementasi prinsip ekonomi biru harus didasarkan pada aliran material yang bersih dan minim limbah, serta mendorong daur ulang material sehingga tidak ada sisa sampah dan limbah yang bermuara ke laut.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: kkp.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X