Ahli Sebut Gejala Baru Omicron BA.4 dan BA.5 Bikin Tidur Tak Nyenyak

- Senin, 11 Juli 2022 | 11:43 WIB
Omicron (USNews.com)
Omicron (USNews.com)

HARIANHALUAN - Omicron BA.4 dan BA.5 merupakan varian baru COVID-19 yang saat ini mendominasi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Meningkatnya kasus saat ini karena infeksi subvarian BA.4 dan BA.5.

Dilansir dari The Sun melalui Indozone.id, Senin, 11 Juli 2022, Luke O'Neill, seorang ahli profesor biokimia dari Irlandia mengatakan bahwa ada gejala yang tidak biasa terkait dengan BA.4 dan BA.5.

Baca Juga: Virus Omicron BA.4 dan BA.5 Lebih Menular, Dokter Paru: Masa Inkubasi 1-3 Hari

Luke mengatakan gejala baru dari subvarian tersebut bisa diketahui di malam hari, yang membuat tidur seseorang jadi tidak nyenyak.

"Satu gejala tambahan untuk BA.4 dan BA. 5 yang saya lihat pagi ini adalah keringat malam," kata profesor Luke kepada Newsstalk Irlandia.

Umumnya orang cenderung mengeluarkan sedikit keringat di malam hari, keringat malam terlalu banyak dinilai hal yang berbeda.

Baca Juga: Simak Karakteristik Virus Omicron BA.4 dan BA.5, Biang Kerok Kenaikan Covid-19 di RI

Menurut NHS, berkeringat yang dimaksud ialah ketika seseorang berkeringat begitu banyak sehingga pakaian tidur dan tempat tidur menjadi basah.

Orang dewasa dan anak-anak bisa berkeringat di malam hari dan itu bisa terjadi bahkan jika kamar dingin.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Indozone.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertamax Cs Turun Tapi Solar Nonsubsidi Naik

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 18:05 WIB
X