Pemuda Tukang Ulekan Ini Tolak Pikulan Dibeli Seharga Jutaan, Alasannya Bikin Dedi Mulyadi Terenyuh

- Minggu, 31 Juli 2022 | 16:11 WIB
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi bersama tukang ulekan.
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi bersama tukang ulekan.

HARIANHALUAN – Di zaman seperti sekarang jarang ditemui pedagang yang jujur dan memiliki pendirian hidup. Tapi kemarin Kang Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang pemuda pedagang coet atau ulekan yang jujur dan punya pendirian.

Saat itu Dedi bertemu dengan pemuda bernama Adi Ardiansyah tersebut sedang berkeliling jualan coet di Lembur Pakuan Subang. Rupanya Adi baru berumur 15 tahun dan mengaku sudah tidak sekolah sejak kelas 5 SD.

“Kenapa gak diterusin (sekolah)?,” tanya Dedi.

Baca Juga: Awalnya Minta Foto Bareng Tiga Pelajar SD Ini Malah Ditahan Dedi Mulyadi, Ada Apa?

“Gak, Pak. Banyak omongan gak enak suka dihina. Kan waktu itu dari sebelum sekolah ikut jualan tisu suka pulang malam. Terus suka dihina bondon jalu (pelacur laki-laki). Jadi males sekolah,” ujar Adi.

Adi sendiri merupakan warga Cigondewah, Kabupaten Bandung. Saat ini ia berkeliling berjualan coet bersama teman-temannya keliling Kabupaten Subang.

Kondisi ekonomilah yang membuat Adi sejak kecil harus berjuang untuk mencari rezeki. Ibunya yang seorang tukang tisu memiliki untung yang pas-pasan. Sementara bapaknya sudah berhenti sebagai sopir angkot karena sepi penumpang dan saat ini masih mencari pekerjaan baru.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Berduka, Bukhori yang Dulu Ngamuk Lempar Batu Padanya Wafat

“Ini coet dari Padalarang. Saya ke sini ikut sama teman yang jualan balon. Saya jualan coet biar bisa keliling, kalau balon bosan harus diam terus kaya di hajatan,” kata Adi.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X