Dulu Terkenal Teman Kerja Paling Galak di Pabrik, Kini Pak Endo Dibuat Nangis Saat Dijenguk Dedi Mulyadi

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 09:02 WIB
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menjenguk Mang Endo teman kerjanya di pabrik yang sedang sakit.
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menjenguk Mang Endo teman kerjanya di pabrik yang sedang sakit.

“Kan kungsi Dedi ge dicarekan (Kan dulu juga Dedi suka dimarahin),” kata Endo.

“Geus ayeuna mah ulah galak stroke mah. Sabar ayeuna mah. (Udah sekarang gak usah galak kalau stroke. Sabar sekarang mah),” timpal Dedi.

Melihat kondisi Endo yang sudah mulai membaik Dedi pun menyarankan agar dirawat secara khusus di tempat pengobatan tradisional yang sebelumnya dating ke rumah.

“Mending sekarang mah dirawat di Pak Aris (tempat pengobatan tradisional) biar cepat sehat. Udah urusan uang mah saya yang bayar. Biaya sehar-hari juga saya siapkan,” ucap Dedi.

Mendengar itu Endo pun kembali merangkul Dedi sambal menangis. Ia tak kuasa menahan haru karena sudah dibantu.

Di sela-sela obrolan keduanya pun mengenang masa saat bekerja di pabrik. Saat itu Dedi berstatus pegawai kontrak, sementara Endo pegawai tetap dan menjadi atasannya.

"Dulu saya kan kontrak gak diperpanjang, kalau Pak Endo mah kan pegawai tetap. Dulu saya (kerja) masih kuliah. Kalau Pak Endo masuk ke ruangan, saya dimarahin," ujar Dedi.

Dari obrolan tersebut terungkap pula gaji yang diterima Dedi saat bekerja sebagai buruh pabrik sebesar Rp 200 ribu per bulan. Sementara Pak Endo yang pegawai tetap mendapatkan gaji Rp 480 ribu.

Teringat masa lalu yang kerap memarahi Dedi, Endo pun meminta maaf. Terlebih saat ini Endo bersyukur bisa bertemu dan dijenguk oleh Dedi.

"Nah sekarang Pak Endo harus nebus, syaratnya Pak Endo harus mau dirawat. Ke biaya hirup mah ti dieu (Nanti biaya hidup dari saya)," ujar Dedi yang lagi-lagi dipeluk Endo sambil menangis.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X