Proyek Ibu Kota Baru Dikritik DPR: Belum Jelas & Buru-buru!

- Rabu, 9 Juni 2021 | 15:31 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemindahan ibu kota sudah dialokasikan dalam belanja barang yang mencapai Rp 930,16 miliar untuk tahun anggaran 2022. Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjelaskan dari pagu indikatif Bappenas pada 2022 sebesar Rp 1,37 triliun. Di mana 54,3% untuk program pembangunan nasional, 45,7% untuk program dukungan manajamen.

Berdasarkan jenis belanja, terbesar adalah untuk belanja barang 67,6% atau sebesar Rp 930,16 miliar, belanja modal 3,8% atau setara Rp 52,78 miliar, dan sisanya adalah belanja pegawai sebesar 28,6% atau sebesar Rp 329,95 miliar.

"Kementerian Bappenas itu heavy-nya adalah di belanja barang, karena kegiatan-kegiatan yang perlu dibiayai," jelas Suharso dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (9/6/2021), dikutip dari CNBC Indonesia.

Komponen belanja barang difokuskan untuk melaksanakan kegiatan prioritas antara lain, penyusunan RKP 2023, koordinasi pelaksanaan rencana pemindahan ibukota negara, kajian model dalam rangka penyusunan rekomendasi, serta satu data Indonesia.

Kendati demikian, berdasarkan bahan paparan Suharso, rencana pemindahan ibu kota negara di tahun depan hanya akan berfokus untuk koordinasi pelaksanaan. Artinya, pemerintah belum akan mulai membangun IKN di tahun depan.

Anggota Komisi XI DPR RI. Salah satunya Putri Anetta Komarudin, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, juga mempertanyakan kepada Suharso mengenai kajian ibu kota negara yang selama ini dilakukan Bappenas. Sebab menurutnya, hasil kajian itu juga tak pernah dibuka ke publik.

Putri juga mempertanyakan mengapa di tahun depan anggaran ibu kota negara hanya difokuskan untuk membangun komunikasi publik.

"Sepanjang 2020 Bappenas telah melakukan studi, masterplan ibu kota negara, superhub transportasi dan kajian hukum, bisa disampaikan kepada kami pak hasilnya seperti apa? Atas hasil kajian tersebut, bagaimana keberlanjutannya?" tuturnya.

"Mengapa 2022 yang didorong hanya untuk sekretaris dan operasional komunikasi publik ibu kota negara, pak?" kata Putri melanjutkan.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Cek! Ini Wilayah yang Bisa Perpanjang SIM Secara Online

Senin, 27 September 2021 | 18:26 WIB
X