Dibawa dari Singapura, Terpidana 10 Tahun Adelin Lis Ditahan di Salemba

- Minggu, 20 Juni 2021 | 14:01 WIB

HARIANHALUAN.COM - Terpidana 10 tahun kasus pembalakan liar Adelin Lis dibawa oleh Kejaksaan Agung dari Singapura ke Indonesia, Sabtu (19/6/2021) malam. Adelin saat ini menjalani karantina dan ditahan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

"Kejaksaan Agung berterima kasih dan mengapresiasi kepada lingkup internal pemerintah Indonesia yang telah mendukung dan membantu keberhasilan upaya pemulangan tersebut, Menteri Luar Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara. Secara khusus, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI di Singapura yang bersinergi pada lingkup internal, dan aktif berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung Singapura ICA dan MFA, guna membantu keberhasilan pemerintah Indonesia dalam repatriasi buronan,” ujar Jaksa Agung RI ST Burhannudin, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (20/6/2021).

Sementara itu, Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, Adelin ditahan sementara di Salemba.

"Terpidana Adelin Lis akan ditahan sementara untuk mengikuti karantina kesehatan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung, dan selanjutnya akan dieksekusi di lembaga pemasyarakatan," kata Leonard.

Leonard menyampaikan, Adelin Lis diterbangkan dari Singapura ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 837 pada pukul 17.40 dan tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta pukul 17.56 WIB, Sabtu (19/6/2021).

Di pesawat Adelin Lis duduk di bangku nomor 57T, dikawal petugas dari Kejagung yang duduk di bangku 57G dan 57S. Sesampainya di Bandara Internasional Soetta, terpidana 10 tahun penjara itu langsung dibawa ke Kantor Kejagung.

Operasi pemulangan Adelin Lis dipimpin Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Sunarta dan jajaran. Kemudian, dilakukan pengamanan ekstra bekerja sama dengan pihak Polda Banten, Polres Tangerang, Polres Bandara Soekarno Hatta, polisi militer, dan Imigrasi.

Kejagung telah mengupayakan pemulangan Adelin Lis sejak 14 Juni lalu. Pada 16 Juni, komunikasi dengan pemerintah Singapura yang menangkap buronan kelas kakap itu terkait pemalsuan paspor dengan mengganti nama menjadi Hendro Leonardi terus diintensifkan, hingga akhirnya Adelin bisa dibawa ke Indonesia, Sabtu kemarin.

Menebang Hutan

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Kelanjutan PPKM Level 4 Dibahas Hari Ini

Minggu, 25 Juli 2021 | 09:10 WIB
X