Riau Kekurangan Vaksin, Anggota DPR Arsyadjuliandi Rachman Minta Menkes Segera Mengatasi

- Rabu, 21 Juli 2021 | 00:07 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM - Anggota DPR RI asal Riau, Arsyadjuliandi Rachman, meminta kepada Menteri Kesehatan (Menkes), untuk segera merealisasikan permintaan penambahan vaksin untuk Riau.

Baca Juga: Alhamdulillah, PPKM Darurat Tidak Diperpanjang di Riau

Setelah program vaksinasi di Riau berjalan dengan lancar dan kekurangan vaksin, untuk Kabupaten Kota.

"Saya meminta dan berharap, bapak menteri Kesehatan bisa segera merealisasikan permintaan vaksin dari Pemerintah Provinsi Riau. Ini sangat mendesak. Kita juga minta kuota vaksin untuk Riau diperbesar," ujar Arsyadjuliandi Rachman, dilansir Haluanrau.co (Haluan Media Group), Selasa (20/7).

Dijelaskan mantan Gubernur Riau ini, sejak pekan pertama Juli 2021, Gubernur Riau sudah melayangkan surat kepada Menteri Kesehatan terkait permintaan tambahan vaksin. Pemprov Riau dalam surat itu menargetkan melakukan vaksin 30 ribu orang sasaran vaksin per hari. Dan butuh 210 ribu vaksin untuk 7 hari. Namun hingga kini, Kemenkes belum merealisasikan permohonan itu.

 “Saya berupaya membantu agar Riau bisa segera mendapat vaksin tambahan. Kita sudah minta bantuan dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Lakalena, untuk ikut membantu mendesak Kemenkes agar segera bisa merealisasikan permintaan penambahan vaksin dan memperbesar kuota bagi Riau. Komisi IX merupakan mitra kerja Kemenkes. Percepatan vaksinasi ini perlu segera diwujudkan untuk terciptanya herd imunity atau kekebalan komunal di tengah masyarakat,” ungkap Andi Rahman.

 Andi Rachman mengatakan, seharusnya Riau menjadi salah satu daerah prioritas yang diperhatikan pemerintah pusat. Kenapa? Karena daerah ini menyumbangkan begitu banyak kontribusi devisa dan pemasukan untuk negara baik dari migas, perkebunan, kehutanan dan berbagai sektor lainnya. Riau juga memberikan kontribusi luar biasa untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

 “Jangan sampai, karena keterlambatan Menkes  menyuplai vaksin membuat herd imunity sulit dicapai. Muaranya bisa mengganggu proses pemulihan ekonomi di Riau. Kalau Riau terganggu bisa menggangu kontribusi Riau untuk pertumbuhan ekonomi Nasional juga. Makanya saya berharap ke Menkes untuk lebih memprioritaskan Riau," ujar anggota Komisi II DPR RI.

 Lebih jauh dikatakan Andi Rahman, ia juga telah berkoordinasi dengan Kapolda Riau, Irjen Pol, Agung Setia Imam Efendi, dimana diketahui bahwa TNI dan Polri sudah menyiapkan perangkat personil dalam rangka meningkatkan jumlah warga yang divaksin.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluanriau.co

Terkini

X