Riki Samosir Meninggal Dunia di Kapal Ikan Berbendera China

- Jumat, 23 Juli 2021 | 02:57 WIB
 Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban evakuasi jenazah Riki Samosir. (Ist)
Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban evakuasi jenazah Riki Samosir. (Ist)

BATAM,HARIANHALUAN.COM - Riki Ansiah Samosir, Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal ikan Taixiang 6 berbendera China, dilaporkan meninggal dunia.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi, Mantan Bupati Kuansing Mursini Jadi Tersangka

Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban Capt. Handry Sulfian mengatakan, pada Selasa (20/7/2021) pihaknya mendapat tembusan Surat dari Kementerian Luar Negeri perihal Permohonan bantuan repatriasi jenazah ABK kapal tersebut.

"Kemudian kami berkoordinasi dengan BASARNAS Pusat dan Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) terkait evakuasi jenazah ABK kapal berkebangsaan WNI tersebut," ucap Handry, dilansir Haluankepri.com, Kamis (22/7/2021).

Atas instruksi Direktur KPLP katanya, pihaknya juga berkoordinasi dan bersinergi dengan instansi terkait di Kepulauan Riau (Kepri).

Dalam proses evakuasi, Kepala Subsie Operasi diperintahkan langsung untuk mengerahkan kapal patroli KN. KN.Kalimasadha P.115 yang dipimpin oleh Capt.Putra wardana beserta crew untuk menuju lokasi penjemputan jenazah di Perairan Batu Ampar.

"Pada pukul 18.30 WIB, kapal patroli KN. Kalimasadha P.115 WD di lambung kiri Kapal Taixiang 6 pada posisi 01 10. 381 N/103 58.838 E dan melakukan proses Evakuasi jenazah Ke KN. Kalimasadha - P.115 dan tepat pukul 19.00 WIB kapal patroli KN. Kalimasadha P.115 WA dari kapal Taixiang 6," tuturnya.

Lanjutnya, sekira pukul 19.30 WIB kapal patroli KN. Kalimasadha P. 115 Sandar di Pelabuhan Batu Ampar dan Jenazah di bawa menggunakan Ambulan dari Polresta Barelang untuk ditangani lebih lanjut.

"Kegiatan ini tidak akan berhasil bila tidak adanya koordinasi yang baik dengan Instansi terkait dilapangan, yakni KSOP Khusus Batam, Polai Baharkam dan Batam, Inafis Polresta Barelang, Karantina Kesehatan Pelabuhan, Basarnas dan Imigrasi," imbuhnya. (*)

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluankepri.com

Terkini

X