Duh Kasihan! Isolasi Mandiri Warga Kurang Mampu di Siak Belum Dibantu Pemerintah

- Jumat, 23 Juli 2021 | 04:05 WIB
Satu keluarga isolasi mandiri. (Hauanriau.co)
Satu keluarga isolasi mandiri. (Hauanriau.co)

 

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Pasien Covid-19 kategori kurang mampu yang melakukan isolasi mandiri, selayaknya mendapatkan bantuan pemerintah.

Baca Juga: Riki Samosir Meninggal Dunia di Kapal Ikan Berbendera China


"Kami sangat prihatin melihat warga yang positif Covid-19, salah satu contoh di Kampung Dayang Suri kemarin dan yang baru-baru ini di Kampung Temusai. warga yang dinyatakan positif Covid-19 itu adalah warga yang kurang mampu, dia hanya menghadalkan tenaganya mencari rezeki untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, tak ada penghasilan lain selain kerja serabutan (mocok), ditambah lagi anak-anaknya masih kecil,dan istrinya sedang hamil tua, jadi tak terbayangkan betapa susahnya mereka bila harus isolasi mandiri sampai sembuh sakitnya," ungkap salah satu warga dilansir Haluanriau.co, Kamis (22/07/2022).

Sementara itu, pasien yang dinyatakan positif Covid-19 inisial (S) ketika dikonfirmasi juga mengaku belum mendapat bantuan dari dinas terkait, dan hanya diberikan obat-obatan oleh pihak rumah sakit atau Puskesmas Bungaraya.

"Benar pak, saya sampai saat ini masih mengonsumsi obat dari puskesmas Mas. Awalnya saya sakit Maag setelah saya periksa di Puskesmas Bungaraya dan di swab. Baru kemarin baru dapat kabar katanya saya positif Covid-19. Untuk saat ini saya masih di rumah dan isolasi mandiri, hanya obat dari puskesmas yang saya konsumsi, dan untuk bantuan sembako atau sejenisnya belum pernah kami dapatkan sampai saat ini dari pemerintah atau dinas kesehatan," ungkapnya.

Ia berharap kepada pemerintah atau dinas terkait agar kiranya dapat memberikan bantuan, karena bagaimanapun tanggungan untuk menghidupi keluarganya sangat berat sekali apa lagi dimasa pandemi Covid-19.

"Ya saya juga bingung mas, mau isolasi mandiri sampai 14 hari, nanti siapa yang memberikan makan dan biaya anak-anak saya,apa lagi istri sedang hamil tua,"ungkapnya dengan nada sedih.


Penghulu Kampung Temusai Markuat ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya secara swadaya akan membantu warganya yang dinyatakan positif Covid-19, khususnya buat warga yang kurang mampu.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluanriau.co

Tags

Terkini

X