PBNU Minta Bantuan ke PKB Sadarkan Kiai yang Tak Percaya Covid-19

- Jumat, 23 Juli 2021 | 20:03 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj membeberkan saat ini masih ada kiai yang tidak percaya adanya virus corona atau Covid-19

Dia pun mengungkapkan kiai-kiai itu juga tidak percaya akan vaksinasi, bahkan berprasangka buruk.

Baca Juga: PBNU Sebut Salat Ied dan Takbiran Idul Adha Boleh Digelar di Zona Hijau

"Masya Allah, tolong saya minta dibantu oleh PKB lah, bagaimana menyadarkan beberapa kiai-kiai lho ya yang masih tidak percaya dengan adanya Covid-19. Masih tidak percaya dengan vaksin, suudzon bahwa vaksin itu merupakan pembantaian massal," kata Said dalam acara Doa dan Syukur 23 Tahun PKB Aksi Melayani Indonesia yang ditayangkan secara virtual, dikutip dari Kompas.com, Jumat (23/7/2021).

Menurut dia, jika sikap para kiai ini terus dibiarkan, maka akan membuat buruk penilaian publik terhadap NU.

Baca Juga: Hilal Belum Terlihat, PBNU Tetapkan 1 Syawal 1442 H Tanggal 13 Mei 2021

Ia berpandangan, publik akan menilai bahwa NU tidak nasional atau justru lebih umum lagi dengan menganggap Islam tidak nasional.

"NU tidak realistis, NU berpikir sangat kuno dan tidak sesuai dengan tuntutan zaman. Seperti itu nanti bahayanya," ucap Said.

Said sendiri mengaku selama satu tahun mewabahnya pandemi, selalu tak henti-hentinya menyadarkan atau mengedukasi masyarakat, terkhusus warga NU yang belum percaya Covid-19.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: kompas.com

Terkini

Gempa M 4,0 Guncang Kepulauan Batu Sumut

Jumat, 24 September 2021 | 13:26 WIB
X