Ekonom Indef Aviliani: PPKM Seharusnya Ditentukan Pemda, Bukan Pemerintah Pusat

- Jumat, 23 Juli 2021 | 20:20 WIB
Kota Padang sepi gegara pemberlakuan PPKM Darurat level IV. S
Kota Padang sepi gegara pemberlakuan PPKM Darurat level IV. S

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) seharusnya ditentukan masing-masing pemerintah daerah (pemda), bukan dari pemerintah pusat. Sebab pemerintah daerah yang memahami kondisi langsung di lapangan.

“Menurut saya PPKM ini seharusnya berdasarkan skala daerah, jangan diputuskan oleh pemerintah pusat. Kebijakan harus bersifat regional, gak bisa nasional, karena kondisi di daerah berbeda–beda,” kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani dalam acara Zoominari Kebijakan Publik Narasi Institute pada Jumat (23/7/2021).


Dia mengatakan pemerintah daerah berperan besar dalam penanganan Covid-19. Perbedaan masing-masing daerah mencakup kondisi ekonomi, kasus Covid-19, dan kebutuhan insentif.

Aviliani menuturkan pemberian insentif harus lebih mengacu pada demand side. Adapun selama ini pemberian insentif lebih ke supply side. Misalnya untuk sektor pariwisata, pemerintah bisa memberikan insentif dengan membiayai orang yang pergi ke daerah wisata. Dengan kata lain, pemerintah membayarkan biaya hotelnya.

"Sekarang ini lebih banyak subsidi ke perusahaannya. Perusahaannya sendiri kalau belum membutuhkan dia tidak akan bisa mengklaim insentif itu,” ucap Aviliani.

Hal tersebut menyebabkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tidak terserap optimal. Sebab program yang dijalankan tidak sesuai kebutuhan. Menurut Aviliani, model belanja seharusnya diubah. Sebab dalam pelaksanaan program PEN tahun 2020 banyak yang tidak terserap optimal. Dana dari Kementerian Keuangan harus dimasukkan ke kementerian/lembaga terkait, baru disalurkan ke masyarakat.

“Jadi membutuhkan waktu yang lama untuk implementasi PEN. Akibatnya pertumbuhan ekonomi tidak berjalan, uangnya ada tetapi tidak belanja. Saya melihatnya kebijakan di sektor keuangan ini tidak melihat situasi dan kondisi yang membutuhkan,” ucap Aviliani.

Editor: Dodi Caniago

Sumber: Berita Satu

Tags

Terkini

Gempa M 4,0 Guncang Kepulauan Batu Sumut

Jumat, 24 September 2021 | 13:26 WIB
X