CORE: PPKM Darurat Semakin Membuat Ekonomi Nasional Melarat

- Jumat, 23 Juli 2021 | 20:55 WIB
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal menilai, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ternyata semakin membuat perekonomian nasional kian melarat.

Bahkan sepanjang tahun ini pertumbuhan ekonomi paling tinggi hanya di kisaran 3 persen.

Baca Juga: DPRD Sumbar Sorot Pertumbuhan Ekonomi Tak Sesuai Target

Target pemerintah yang mematok di angka 4 hingga 5 persen, dipikir oleh Faisal akan sulit tercapai.

"Untuk mencapai 4 persen itu susah. Saya masih percaya pada range lebih mengarah pada 3 persen, tetapi belum sampai lebih rendah dari itu," kata Faisal dalam sebuah webinar bertajuk 'Meneropong Pertumbuhan Ekonomi TW 3 Imbas PPKM Darurat', dikutip dari Suara.com, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga: Ini Ramalan Sri Mulyani dan Lembaga Asing Soal Covid dan Ekonomi Indonesia

Menurut dia, angka ini jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun 2020 yang tumbuh minus 2,07 persen.

Tak maksimalnya pertumbuhan ekonomi yang diimpikan oleh pemerintah pada tahun ini, adalah imbas penerapan sejumlah kebijakan seperti PPKM Darurat yang membuat aktivitas mobilitas masyarakat terbatas.

Situasi ini, kata dia, hampir sama dengan penerapan PSBB pada kuartal II 2020 meski tak seburuk tahun lalu.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: suara.com

Terkini

Gempa M 4,0 Guncang Kepulauan Batu Sumut

Jumat, 24 September 2021 | 13:26 WIB
X