Mahfud MD Angkat Tangan Soal Banyak Napi Korupsi Bebas Bersyarat

- Kamis, 8 September 2022 | 14:11 WIB
 Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. Dok Merdeka.com
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. Dok Merdeka.com

HARIAN HALUAN - Sebanyak 23 napi kasus korupsi mendapatkan bebas bersyarat dan pengurangan masa hukuman pada bulan September 2022 ini. Hal ini pun menjadi sorotan publik.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut pemerintah tidak bisa ikut campur mengenai banyaknya pembebasan bersyarat yang diberikan kepada napi korupsi itu.

Baca Juga: Divonis 10 Tahun Penjara, Eks Jaksa Pinangki Malasari Kini Bebas Bersyarat

"Soal pembebasan bersyarat, tentu peraturan perundang-undangannya sudah secara formal memenuhi syarat dan harus diketahui," kata Mahfud dilansir dari Suara.com, Kamis, 8 September 2022.

Mahfud menjelaskan bahwa aturan pembebasan bersyarat koruptor sudah sesuai prosedur ataupun persyaratan yang tertulis dalam undang-undang. Atas dasar itu, pemerintah juga tidak bisa mengintervensi narapidana kasus korupsi yang mendapat program bebas bersyarat.

Baca Juga: Dapat Remisi Saat Lebaran, Ratu Atut dan Pinangki Diperkirakan Bebas Tahun Depan

Menurutnya, program pembebasan bersyarat maupun pengurangan jumlah masa hukuman merupakan keputusan dari majelis hakim atau pengadilan yang tidak bisa diintervensi.

"Kita membawanya ke pengadilan dengan bukti-bukti yang kuat. Kalau sudah hakim berpendapat, bahwa hukuman yang layak seperti itu, ya kita tidak bisa ikut campur," katanya.

"Pemerintah tidak boleh ikut masuk ke urusan hukum kalau urusan hukuman dan membebaskan itu," lanjut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Duh! ABG di Lampung Nekat Curi Motor Ibu Tiri

Kamis, 8 Desember 2022 | 11:27 WIB
X