Terungkap! Ternyata TWK Usulan BKN

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 03:20 WIB
BKN.
BKN.

 

HARIANHALUAN.COM- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan usulan Badan Kepegawaian Negara (BKN) ungkap Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu terungkap saat Dewas KPK membacakan hasil laporan dugaan pelanggaran etik Firli Bahuri Cs yang dilayangkan 75 pegawai tak lolos TWK, Jumat (23/7). Dewas memutuskan tidak menyidangkan aduan tersebut karena tak ditemukan cukup bukti.

"Ketentuan mengenai TWK merupakan masukan dari BKN yang pertama kali disampaikan dalam rapat tanggal 9 Oktober 2020 serta dalam rapat harmonisasi Kemenpan-RB dan BKN yang meminta tetap ada asesmen wawasan kebangsaan," ujar anggota Dewas KPK, Harjono, Jumat (23/7).

Asesmen TWK diperuntukkan untuk mengukur syarat pengalihan pegawai KPK menjadi ASN mengenai setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan pemerintahan yang sah. Kemenpan-RB dan BKN disebut tidak menyetujui pemenuhan syarat tersebut hanya dengan menandatangani surat pernyataan saja.

Klausul TWK termuat dalam Peraturan Komisi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengalihan Pegawai KPK menjadi Pegawai ASN. Dewas menilai TWK merupakan keputusan kolektif kolegial seluruh pimpinan KPK.

Hal itu, menurut Dewas, sekaligus menepis dugaan pelanggaran etik yang menyatakan bahwa Firli menambah Pasal mengenai TWK dalam Perkom 1/2021.

"Tidak benar dugaan Pasal TWK merupakan Pasal yang ditambahkan oleh saudara Firli Bahuri dalam rapat tanggal 25 Januari 2021," kata Harjono.

"Berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, maka dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku sebagaimana dilaporkan melanggar Nilai Integritas Pasal 4 ayat (1) huruf a Perdewas Nomor 02 Tahun 2020, tidak cukup bukti," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Endrik Ahmad Iqbal

Sumber: CNN Indonesia.com

Terkini

Tak Ada Level 4, PPKM Wilayah Jawa-Bali Diperpanjang Lagi

Selasa, 21 September 2021 | 03:05 WIB
X