Ini Pesan Penting Dokter Reisa untuk Melindungi Anak di Masa Pandemi Covid-19

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 19:09 WIB
dr. Reisa Broto Asmoro.
dr. Reisa Broto Asmoro.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Pada Hari Anak Nasional 2021, anak-anak Indonesia dihadapkan pada situasi yang sulit akibat pandemi COVID-19 yang telah berjalan setahun lebih. Situasi lebih dari 80 juta anak Indonesia, tidak sedang baik-baik saja.

Sekitar 60 juta anak-anak indonesia kehilangan masa indah di sekolah, sebagian bahkan tidak bisa melakukan pembelajaran jarak jauh karena fasilitas tidak tersedia. Banyak yang kehilangan kesempatan bermain dan mengenal alam terbuka.

Baca Juga: Saran Dokter Reisa, Anak di Bawah Umur Jangan Dibawa ke Luar Rumah

Di dunia maya pun, ancaman masih ada, masih banyak anak yang mengalami perundungan atau tindakan bully, diskriminasi, dan kekerasan verbal di media sosial.

“Tekanan dan beban mental saat menjalani pandemi pasti tidak mudah bagi anak-anak Indonesia, dan yang paling membuat sedih, beberapa dari anak Indonesia, kehilangan orang tua mereka yang tidak dapat diselamatkan, pada saat menderita COVID-19,” ujar dr. Reisa Broto Asmoro prihatin terhadap kondisi yang dialami anak-anak saat ini dalam keterangan tertulis yang diterima Harianhaluan.com, Sabtu (24/7/2021).

Baca Juga: Dokter Reisa: Masker Kain Hanya Bisa Dipakai 4 Jam, Segera Ganti Jika Lembab

“Kami turut berduka cita atas kehilangan mereka, dan mendoakan yang terbaik, bagi mendiang ayah bunda yang mendahului kita. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan kesabaran bagi anak yang ditinggalkan. Justru pada masa pandemi, anak Indonesia harus makin kita lindungi, agar masa depan mereka, yaitu masa depan kita juga, jauh lebih baik,” harap dr. Reisa.

Penambahan kasus harian diharapkan bisa diturunkan. Kapasitas rumah sakit juga diupayakan maksimal untuk merawat pasien dengan gejala berat meskipun jumlahnya bertambah, dan angka kematian karena COVID-19 harus ditekan sampai serendah mungkin.

Sejak pandemi dimulai pemerintah juga terus menguatkan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). dr. Reisa menjelaskan kembali pentingnya testing atau menguji seseorang positif atau negatif terhadap COVID-19 supaya pasien cepat dirawat dan disembuhkan, dan jangan sampai menulari orang lain.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Terkini

Gempa M 4,0 Guncang Kepulauan Batu Sumut

Jumat, 24 September 2021 | 13:26 WIB
X