Penyintas Covid-19 Bercerita Banyak yang Minta Tolong karena Kesulitan Cari RS

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 23:40 WIB
Penyintas covid-19 Imam Darto.
Penyintas covid-19 Imam Darto.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Virus COVID-19 membawa kesusahan dari sisi kesehatan hingga sosial ekonomi. Perlu sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan semangat gotong royong yang positif dalam mencari solusi di masa sulit.

Dr. Panutan S. Sulendrakusuma, Deputi III Bidang Perekonomian Kantor Staf Presiden, menyebutkan bahwa Presiden memberikan jaminan agar aparat tidak takut untuk segera mengeluarkan bantuan sosial, asal memenuhi prinsip akuntabilitas.

Baca Juga: Kemenkes: Hanya WNA Berusia 59 Tahun ke Atas yang Bisa Ikut Vaksinasi

“Hal lainnya adalah dilakukan pula rapat terbatas bersama kepala daerah untuk mendorong agar penyerapan anggaran, khususnya anggaran perlindungan sosial segera dilakukan,” terangnya di Dialog Produktif yang diselenggarakan KPCPEN dan disiarkan FMB9ID_IKP, dalam keterangan tertulis yang diterima Harianhaluan.com, Sabtu (24/7/2021).

Tidak hanya pemerintah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam kesempatan Iduladha 2021 ini juga menggelar kurban online untuk membantu fakir miskin yang terhimpit kesulitan selama pandemi. KH. Noor Achmad, Ketua BAZNAS menerangkan gagasan kurban online tahun ini memiliki minat yang tinggi.

Baca Juga: Saturasi Oksigen Mertua di Angka 46, Zaskia Sungkar Berharap Keajaiban

“Angka peminat kurban online tahun ini 70% lebih tinggi dari tahun lalu. Bahkan dari target kami yakni setara 4000 ekor kambing sudah mencapai lebih dari 120% atau lebih 20% dari target,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, selebritis sekaligus penyintas COVID-19, Imam Darto berkisah mengenai gerakan yang dilakukan di masa pandemi untuk menularkan virus kebaikan bagi orang banyak.

“Banyak yang mengirimkan pesan ke saya minta tolong karena kesulitan mencari rumah sakit, ruang ICU, tabung oksigen, tapi yang paling banyak adalah mencari donor plasma darah. Saya dan salah satu restoran lalu membuat gerakan memberi makan sepuluh pasien isolasi mandiri selama sepuluh hari, untuk makan siang dan malam mereka. Tetapi saya menerapkan prinsip yang nantinya pasien isolasi mandiri ini bisa mendonorkan plasma darahnya kepada yang membutuhkan ketika sudah sembuh,” jelas Imam Darto.

Bagi Imam Darto, ia berprinsip virus COVID-19 ini perlu dilawan dengan virus kebaikan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Terkini

Tak Ada Level 4, PPKM Wilayah Jawa-Bali Diperpanjang Lagi

Selasa, 21 September 2021 | 03:05 WIB
X