Penanganan Covid-19, PKS Minta Pemerintah Kurangi Gimmick

- Senin, 26 Juli 2021 | 09:54 WIB
 Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mengkritik rencana Menteri BUMN Erick Tohir memanggil pulang mahasiswa Indonesia yang sekarang berkiprah di lembaga riset internasional.

Menurut politisi PKS itu, upaya itu tidak lebih dari sekedar gimmick yang tidak berdampak terhadap upaya penanggulangan Covid-19 di dalam negeri.

"Persoalan kita hari ini bukan kekurangan tenaga peneliti, tapi kekurangan anggaran dan fasilitas penunjang untuk riset. Percuma mereka dipanggil pulang kalau dukungan fasilitas dan pendanaan riset belum memadai. Hasilnya akan sama saja," tegas Mulyanto dalam pernyataan kepada Harianhaluan.com, Senin (26/7/2021).

Mantan Sekretaris Kemenristek itu menambahkan, saat ini Indonesia memiliki banyak tenaga peneliti yang andal. Mereka memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja di lembaga riset internasional. Beberapa di antaranya bahkan ada yang mendapat penghargaan internasional.

"Kemampuan para peneliti yang ada di dalam negeri sekarang sudah sangat memadai. Masalahnya pemerintah masih setengah hati dalam membangun ekosistem ristek nasional," ujar Mulyanto.

Doktor nuklir lulusan Tokyo Institute of Tehcnology ini menyebut pengelolaan bidang riset di Indonesia masih belum optimal. Apalagi saat ini Kementerian Riset dan Teknologi dibubarkan, diganti dengan lembaga setingkat badan. Kemudian lembaga riset prestius seperti BPPT, LIPI, BATAN, dan LAPAN akan dilebur ke dalam BRIN.

Menurutnya, perubahan struktur kelembagaan ristek ini akan sangat berpengaruh terhadap produktivitas riset kita.

"Belum lagi kalau bicara soal anggaran dan fasilitas penelitian, sangat miris kita melihatnya. Masa anggaran buzzer lebih besar daripada anggaran riset vaksin. Padahal hasil vaksin lebih diperlukan rakyat daripada hasil kerja buzzer. Bagaimana mungkin hasil riset kita bersaing dengan negara  lain kalau ekosistem ristek semakin merosot," imbuh Mulyanto.

Politisi senior PKS itu minta pemerintah fokus menanggulangi pandemi ini berdasarkan hasil kajian ilmiah para ahli peneliti (scientific based). Ajak mereka merumuskan upaya terpadu untuk menanggulangi masalah ini. Jangan terlalu banyak gimmick yang hanya tebar pesona.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Tags

Terkini

2 Kunci Pengendalian Covid-19 Ala Presiden, Simak!

Rabu, 22 September 2021 | 16:15 WIB

Sabar! Pemerintah Belum Putuskan Cuti Bersama 2022

Rabu, 22 September 2021 | 13:07 WIB
X