Wajar PPKM Level 4 Diperpanjang, Ketua Satgas IDI: Pasien Kritis Sulit Cari RS

- Senin, 26 Juli 2021 | 10:52 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Tren kasus terus menurun menjadi alasan kuat bagi Presiden Joko Widodo untuk memperpanjang PPKM Level 4 yang sebelumnya dikenal sebagai PPKM Darurat, sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

"Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan melanjutkan penerapan PPKM Level 4 dari 26 Juli sampai 2 Agustus 2021," terang Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, saat konferensi pers virtual di akun Youtube Sekretariat Presiden, belum lama ini.


Keputusan tersebut diambil karena terjadi tren perbaikan dalam menangani pandemi Covid-19, mulai dari laju kenaikan kasus, BOR, dan 'positivity rate' yang mulai menunjukkan tren penurunan di beberapa provinsi di Pulau Jawa.

Meski terjadi tren penurunan, Jokowi mengingatkan bahaya varian Delta yang sangat menular. Untuk itu, dia meminta kepada semua masyarakat agar lebih berhati-hati dan memperketat protokol kesehatan.

Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Profesor Zubairi Djoerban menyatakan bahwa kebijakan memperpanjang PPKM Level 4 adalah hal yang wajar.

"Dokter dan tenaga kesehatan (nakes) kewalahan, pasien kritis sulit cari rumah sakit, serta positivity rate pun masih tinggi. Jadi, wajar PPKM Darurat (PPKM Level 4) diperpanjang," terangnya di Twitter, beberapa waktu lalu.

Prof Beri, sapaan akrabnya, melanjutkan, dengan keluarnya keputusan PPKM Level 4 diperpanjang, diharapkan negara berbenah agar pandemi ini benar-benar terkendali dengan baik.

"Semoga keputusan ini memberi waktu bagi negara mempersiapkan diri dan bisa konsisten dalam mengawasi sektor-sektor yang diperlonggar," tambahnya.

Penyesuaian baru yang diberlakukan pada PPKM Level 4 itu sendiri antara lain:

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: okezonenews.com

Tags

Terkini

2 Kunci Pengendalian Covid-19 Ala Presiden, Simak!

Rabu, 22 September 2021 | 16:15 WIB

Sabar! Pemerintah Belum Putuskan Cuti Bersama 2022

Rabu, 22 September 2021 | 13:07 WIB
X