Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kebocoran Data Nasabah BRI Life

- Rabu, 28 Juli 2021 | 14:12 WIB
Ilustrasi (Beritasatu.com)
Ilustrasi (Beritasatu.com)

HARIANHALUAN.COM - Polisi tengah menyelidiki kasus dugaan kebocoran data nasabah dari PT Asuransi BRI Life yang diperjualbelikan secara daring.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (28/7/2021), mengatakan, dugaan awal perkara kebocoran data ini berkaitan dengan perbankan.

"Sedang dilidik Dittipideksus," kata Agus.

Baca Juga: Catat! Seleksi Administrasi CPNS akan Diumumkan 2-3 Agustus

Agus belum memberikan informasi lebih lanjut terkait penyelidikan kasus dugaan kebocoran data nasabah BRI Life tersebut.

"Perkara terkait perbankan, data BRI Life. Datanya dugaan kan dari sana," ujar Agus.

Baca Juga: Kisah di Balik Kesuksesan Anggun Cipta Sasmi

Kebocoran data nasabah BRI Life mencuat ketika seorang pengguna RaidForums mengaku menjual 463.000 dokumen yang dikumpulkan dari 2 juta nasabah BRI Life seharga US$ 7.000 atau sekitar Rp 101 juta (kurs Rp 14.485,20.

Informasi bocornya data BRI Life diunggah dalam akun Twitter Alon Gal (@UnderTheBreach) pada Selasa (27/7/2021). Berdasarkan cuitannya, pemilik akun mengatakan perentas memiliki data 2 juta nasabah BRI Life dan 463.000 dokumen dihargai US$ 7.000.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Terkini

X