KPK Sita 205 Ribu Dolar Singapura dan Rp50 Juta dari OTT Suap Perkara di Mahkamah Agung

- Jumat, 23 September 2022 | 05:52 WIB
Hakim Agung kena OTT KPK
Hakim Agung kena OTT KPK

HARIAN HALUAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti berupa uang 205 ribu dolar Singapura dan Rp50 juta dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA).

"Adapun jumlah uang yang berhasil diamankan sebesar 205.000 dolar Singapura dan Rp50 juta," kata Ketua KPK Firli Bahuri dilansir dari Antara, Jumat, 23 September 2022.

Baca Juga: OTT KPK, KY Telusuri Indentitas Hakim Agung yang Terciduk

Firli menjelaskan dari OTT tersebut, tim KPK mengamankan delapan orang pada Rabu, 21 September 2022 sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah Jakarta dan Semarang, Jawa Tengah.

Delapan orang tersebut, yaitu PNS pada Kepaniteraan MA Desy Yustria (DY), PNS pada Kepaniteraan MA Muhajir Habibie (MH), Panitera MA Edi Wibowo (EW), PNS MA Albasri (AB), PNS MA Elly Tri (EL), PNS MA Nurmanto Akmal (NA), Yosep Parera (YP) selaku pengacara, dan Eko Suparno (ES) selaku pengacara.

Baca Juga: KPK Tangkap Hakim Agung, Diduga Terkait Pengurusan Pekara Kuropsi di Mahkamah Agung

Lebih lanjut, Firli menjelaskan sebagai tindak lanjuti pengaduan dan laporan masyarakat, KPK menerima informasi dugaan adanya penyerahan sejumlah uang kepada hakim atau yang mewakilinya terkait penanganan perkara di MA.

Berikutnya, pada Rabu, 21 September 2022 sekitar pukul 16.00 WIB, tim KPK mendapat informasi adanya penyerahan sejumlah uang dalam bentuk tunai dari ES kepada DY sebagai representasi SD di salah satu hotel di Bekasi, Jawa Barat.

"Selang beberapa waktu, Kamis, 22 September 2022 sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, tim KPK kemudian bergerak dan mengamankan DY di rumahnya beserta uang tunai sejumlah sekitar 205.000 dolar Singapura," ungkap Firli.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertamax Cs Turun Tapi Solar Nonsubsidi Naik

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 18:05 WIB
X