Desak Lukas Enembe Taat Proses Hukum, Paulus Waterpauw: Tindak Pidana Korupsi Rusak Citra Papua

- Selasa, 27 September 2022 | 22:03 WIB
Mendagri Tito Karnavian dan Pj Gubernur Papua Barat  Paulus Waterpauw. (dok. Sekretariat Presiden)
Mendagri Tito Karnavian dan Pj Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw. (dok. Sekretariat Presiden)

HARIANHALUAN.COM - Penjabat Gubernur Provinsi Papua Barat, Paulus Waterpauw desak Lukas Enembe mengikuti proses hukum yang berjalan. Tindak pidana korupsi merusak citra generasi muda Papua.

Purnawirawan polisi  berpangkat  Komisaris Jenderal itu juga  menyatakan telah melayangkan somasi kepada  kuasa hukum Lukas EnembePaulus Waterpauw memberi tenggat  dalam tempo  1x24 jam.

Penjabat Gubernur Provinsi Papua Barat itu   merasa  sangat dirugikan karena namanya disebut oleh Kuasa Hukum Lukas Enembe atas kasus korupsi gratifikasi senilai Rp1 Miliar yang menjerat Gubernur Papua itu.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Minta Jemaah Umrah Didata untuk Antisipasi Vaksin

"Saya sudah memberikan somasi 1x24 jam, dimana pihak kuasa hukum Lukas Enembe menjawab apa?, kalau tidak, dilanjutkan pada laporkan pencemaran nama baik," tegas Paulus Waterpauw, dikutip dari merdeka.com pada  Selasa (27/9/2022).

Dia juga mengingatkan, kuasa hukum Lukas Enembe untuk fokus terhadap materi hukum yang tengah menjerat kliennya.

"Saya mohon dengan sangat penasehat hukumnya jangan terlalu banyak berwacana, kasihan nanti kalau suatu saat kita tahu bukti melibatkan penasehat hukumnya. Mau bilang apa," tutup Waterpauw.

Baca Juga: Inflasi Tinggi dan Perlambatan Bayangi Pemulihan Ekonomi

Menurut Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw, sebaiknya Lukas Enembe kosentrasi saja mengikuti proses hukum yang berjalan. Jangan mencari pembenaran dan mengungkit jasa selama menjabat. Karena akhirnya, tindak pidana korupsi merusak citra generasi muda Papua.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: Merdeka.com

Tags

Terkini

X