Jenderal Andika Ubah Syarat Jadi Anggota TNI, Kini Tinggi Badan Jadi 160 Cm

- Rabu, 28 September 2022 | 11:49 WIB
PANGLIMA TNI Jenderal Andika Perkasa saat memimpin rapat di Mabes TNI. (VOI.ID)
PANGLIMA TNI Jenderal Andika Perkasa saat memimpin rapat di Mabes TNI. (VOI.ID)

HARIAN HALUAN - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengubah persyaratan tinggi badan minimal bagi para taruna dan taruni Tahun Ajaran (TA) Baru 2022 yang proses seleksinya sudah dilakukan dari tingkat matra hingga panitia pusat.

Perubahan syarat itu dilakukan Andika dari peraturan awal yang tertera dalam Peraturan Panglima TNI Nomor 31 Tahun 2020. Aturan itu menyebutkan bahwa syarat tinggi badan 163 cm bagi taruna, namun kini telah diubah dan diturunkan Andika menjadi 160 cm.

Baca Juga: Usai Sebut TNI Gerombolan Ormas, Effendi Simbolon Akhirnya Minta Maaf

Perubahan juga dilakukan Andika terhadap syarat tinggi badan untuk taruni, yang sebelumnya 157 dan kini diturunkan menjadi 155 cm.

Hal itu disampaikan Andika saat menghadiri sidang Pemilihan Terpusat/Integratif Penerimaan Taruna/Taruni Akademi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun Anggaran 2022 di Akademi Militer Magelang.

Baca Juga: Dalam Audiensi Wako Hendri Septa, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto Siap Fasilitasi Bantuan Tanggap Darurat

”Jadi begini, ini harus diketahui oleh semuanya, jadi kita menggunakan Peraturan Panglima TNI yang terakhir itu tahun 2020, jadi Nomor 31 itu sudah saya lakukan perubahan. Perubahan yang sebetulnya lebih mengakomodasi. Sebagai contoh tinggi badan untuk Peraturan Panglima yang terakhir yang menjadi dasar kita semua saat ini adalah 163 cm untuk pria, untuk wanita 157 cm. Itu sudah saya turunkan,” ujar Andika di kanal YouTube Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dilansir dari Kumparan.com, Rabu, 28 September 2022.

Perubahan persyaratan itu, kata Andika, dilakukannya untuk mengakomodir kondisi rata-rata remaja di Indonesia. Sehingga ia berharap aturan baru itu dapat jauh lebih adil bagi seluruh taruna dan taruni.

”Jadi saya sudah membuat revisi sedemikian rupa sehingga lebih mengakomodasi kondisi umum remaja Indonesia. Itu yang paling penting. Termasuk usia, usia di sini masalahnya adalah undang-undang rekan sekalian. Undang-Undang Nomor 34 itu ada,” ucap Andika.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X