Simak, Begini Cara Mengatasi Saat Terjebak Pinjaman Online

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:25 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi


HARIAN HALUAN - Belakangan ini pinjaman online marak dijumpai di mana-mana. Persyaratan yang mudah dan cepat biasanya menjadi daya tarik utama dari pinjaman online ini. Bahkan, modal KTP saja kadang-kadang sudah bisa menikmati fasilitas pinjaman online. Tak ayal cukup banyak yang terjebak untuk memanfaatkannya.

Lebih-lebih jika sedang dihadapkan pada banyaknya kebutuhan hingga himpitan ekonomi, biasanya akan lebih gampang kena jebakan pinjaman online tanpa sadar. Apabila sudah terlanjur, tak perlu stres. Biar lekas terbebas dari jeratan pinjaman online terapkan beberapa langkah jitu berikut ini:

Godaan untuk belanja ini-itu memang kadang terlampau besar, apalagi jika ada yang menawarkan pinjaman online, rasanya ingin memanfaatkannya untuk membeli hal-hal yang diinginkan. Namun ingat, pinjaman online tetaplah utang yang wajib dibayar.

Jika sudah terjerat pinjaman online, maka untuk sementara waktu berhenti buka utang baru, agar utang tak semakin menumpuk. Jangan sampai kondisi keuangan semakin terpuruk, gara-gara ambisi dan ketidakmampuan mengontrol diri dalam berperilaku konsumtif ini. Bagaimanapun yang akan rugi dan menyesal di belakang adalah diri sendiri, bukan orang lain.

Baca Juga: Delapan UMKM Padang Panjang Meriahkan Pameran Sumbar Malagak

Sebaliknya, mulailah lebih hemat dalam mengelola keuangan. Kurangi gaya hidup boros, dengan tak asal belanja barang-barang yang tidak perlu. Gunakan uang yang ada sebaik mungkin untuk membayar tagihan yang dibebankan dari pinjaman online.

Sembari berhemat, mulailah mencari penghasilan tambahan. Terlebih di masa sekarang, ada beberapa pekerjaan sampingan yang bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan modal besar atau bahkan sama sekali. Misalnya daripada sekadar dipakai jalan-jalan, memanfaatkan kendaraan pribadi untuk menjadi driver online.

Tak kalah penting, lekaslah lunasi tagihan pinjaman online secara tepat waktu. Bila harus dilunasi secara keseluruhan di waktu bersamaan, gunakan dana darurat atau bisa menjual beberapa aset terlebih dulu. Hal ini untuk menghindari konflik atau masalah lainnya dengan pihak pemberi pinjaman.

Selain itu, melunasi utang tepat waktu juga dapat membebaskan diri dari bunga pinjaman online yang terus bertambah maupun denda keterlambatan pembayaran tagihan. Akan tetapi jika hal tersebut sulit direalisasikan lantaran keterbatasan dana yang dimiliki untuk melunasinya langsung secara penuh, cobalah bernegosiasi dengan pihak peminjam.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: Merdeka.com

Tags

Terkini

X