Harap Bersabar, Umrah Indonesia Tunggu Pemulihan Covid-19

Rahma Nurjana
- Senin, 2 Agustus 2021 | 07:22 WIB
Umrah Indonesia Tunggu Pemulihan Covid-19
Umrah Indonesia Tunggu Pemulihan Covid-19

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Melalui rapat bersama antara pemerintah dan asosiasi penyelenggara haji dan umrah disepakati bahwa saat ini penanganan Covid-19 menjadi prioritas utama sambil menunggu dan menyusun kebijakan selanjutnya.

Rapat digelar secara daring antara Kementerian Agama, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Polri, KJRI Jeddah, serta lembaga negara terkait lainnya dengan asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

"Kesimpulannya, semua unit kerja yang ada di dalam rapat tersebut sudah maksimal berusaha. Namun jawabannya adalah karena kita harus memulihkan Covid-19 lebih baik lagi," kata Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Rersfiadi saat dihubungi Republika, Ahad (1/8).

Syam mengatakan, semua dapat kembali bergerak memulai usahanya di sektor penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah bila persoalan Covid-19 sudah selesai. Saat ini, Saudi belum bisa mengizinkan masuknya jamaah umrah maupun haji dari Indonesia, salah satunya, karena kasus Covid-19 yang masih tinggi. "Kuncinya yaitu Covid-19 di Indonesia belum dikatakan sudah kondisi aman," katanya.

Syam mengatakan, setelah menggelar pertemuan pada Sabtu kemarin, rapat akan dilanjutkan dengan materi pembuatan prosedur operasional standar (POS). Regulasi akan diterbitkan jika penyelenggaraan ibadah umrah berjalan dalam kondisi pandemi dan sesudah pandemi. "Karena akan menyesuaikan KMA (keputusan menteri agama)-nya agar nggak cepat berubah-ubah," katanya.

Seperti dikutip situs Kemenag, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi mengatakan, pihaknya dan asosiasi PPIU bersepakat untuk lebih memprioritaskan penanganan Covid-19 di dalam negeri sambil menunggu regulasi teknis penyelenggaraan ibadah umrah secara resmi dari Arab Saudi.

"Pertemuan ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam menyikapi masalah penyelenggaraan umrah di masa pandemi yang berkembang luas di masyarakat dan media sosial," kata Khoirizi, Sabtu (31/7).

Upaya diplomasi, lobi, dan komunikasi terkait penyelenggaraan umrah terus dilakukan oleh pemerintah, baik Kemenag maupun Kemenlu. Terbaru, Kemenag juga telah bertemu Dubes Saudi di Jakarta untuk membahas persoalan ini.

"Namun, saat ini, semua negara memang sedang konsentrasi dalam penanganan pandemi, termasuk Indonesia dan Saudi. Dubes Saudi juga mengatakan bahwa pihaknya masih memantau perkembangan Covid," ujarnya.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: Republika

Tags

Terkini

Ternyata Begini Karakter Kepemimpinan Puan Maharani

Sabtu, 27 November 2021 | 11:10 WIB
X