Ini Kata ICW Usai Terima Somasi dari Moeldoko

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 08:00 WIB
Moeldoko
Moeldoko

 

HARIANHALUAN.COM - Indonesia Corruption Watch (ICW) menerima somasi tertulis dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, pada Senin (2/8). Sebelumnya, kuasa hukum Moeldoko, Otto Hasibuan, mengatakan, surat somasi itu tertunda pengirimannya lantaran ada kendala administrasi.

"ICW sudah menerima surat somasi yang dilayangkan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, melalui kuasa hukumnya,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana dilansir dari Republika, Selasa (3/8).

Baca Juga: Gempa Berkekuatan M 6,0 Guncang Mukomuko Bengkulu

"Untuk itu, kami bersama sejumlah kuasa hukum sedang mempelajari poin-poin yang tertuang dalam somasi tersebut," tambah Kurnia.

Adapun, somasi tertulis tersebut terkait hasil riset dan investasi Polemik Ivermectin: Berburu Rente di Tengah Krisis. Dalam riset tersebut, ICW memaparkan terbuka hasil temuan, dan investigasi terkait kampanye, dan pemasaran ivermectin.

ICW mengatakan adanya dugaan praktik-praktik koruptif berupa perdagangan pengaruh yang dilakukan sejumlah pejabat dan politikus dalam peredaran ivermectin di masa pandemi Covid-19.

Dalam temuannya, ICW menyebutkan adanya dugaan keterlibatan Moeldoko, lewat peran putrinya Joanina Rachman yang juga staf di kepresidenan dalam produksi, dan peredaran ivermectin. Obat yang dikatakan dapat meringankan penderita Covid-19 tersebut, diproduksi oleh PT Harsen Lab. Produsen farmasi itu, dikelola Sofia Koswara, rekan bisnus Joanina, yang turut memegang kepemilikan saham di PT Noorpay Perkasa.

Baca Juga: Gampang, Begini Cara Download Video Youtube Tanpa Apliksi

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

2 Kunci Pengendalian Covid-19 Ala Presiden, Simak!

Rabu, 22 September 2021 | 16:15 WIB

Sabar! Pemerintah Belum Putuskan Cuti Bersama 2022

Rabu, 22 September 2021 | 13:07 WIB
X