Satgas Akui Penerapan PPKM Persempit Aktivitas Masyarakat

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 21:45 WIB
Ilustrasi. (Harianhaluann.com)
Ilustrasi. (Harianhaluann.com)

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat (PPKM) diakui memang mempersulit aktivitas masyarakat, namun tujuannya baik guna kesehatan masyarakat pula.

Baca Juga: Tertangkap, Inilah Dua Tersangka Pembunuh Nakes Penangan Pasien Covid-19

"Memang tujuan PPKM membatasi, bikin kita sulit tapi tujuan besarnya untuk kesehatan kita semua. Nanti evaluasi penerapan PPKM di Riau pada 10 Agustus, kita lihat berapa persentase mobilitas penduduk dengan penurunan kasus Covid-19 di Riau, apakah turun di bawah 1.000 kasus per hari. Mudah-mudahan kita tidak mengulangi PPKM level IV lagi," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi mengakui dalam jumpa pers di Posko Penanganan Covid-19, Kamis (5/8/2021).

Karenanya, Indra Yovi meminta agar masyarakat dan petugas saling menghargai. "Kita hargai tugas polisi, hargai tugas Satpol PP, sebab mereka pun juga tak mau mempersulit kalau itu bukan sebuah perintah. Santunlah kepada petugas, anda hormat dan menghargai mereka tentu menghargai dan menghormati kita. Jadi mari kita saling menjaga," ajaknya.

Dalam sepekan ini, beber Indra Yovi, kasus Covid-19 di Riau tidak pernah kurang dari 1.000 kasus. Bahkan sempat sampai 2.000 kasus dan terbanyak di Pekanbaru. Sedangkan angka kematian selalu di atas 30 kasus per harinya.

"Bahkan pada Maret angka kematian sampai mencapai 50 orang yang meninggal dunia," tandasnya. (*)

Editor: Dodi Caniago

Sumber: haluanriau.co

Tags

Terkini

X