Jepang PMA ke-3 Terbesar di Indonesia, Peningkatan Kerja Sama sebagai Mitra Strategis Terus Berlanjut

- Rabu, 11 Agustus 2021 | 10:50 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto


JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Negara Jepang merupakan mitra yang sangat penting bagi Indonesia. Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan global, termasuk Pandemi Covid-19, hubungan antar kedua negara tetap terjalin kuat bahkan masih terbuka ruang untuk penguatan hubungan yang bisa digali.

Baca Juga: Bupati Pessel Minta Perangkat Daerah Pacu Program Pembangunan

Nilai perdagangan bilateral Indonesia-Jepang pada tahun 2020 mencapai 24,3 miliar USD. Selama periode 2018 hingga 2020 Jepang konsisten menduduki peringkat ke-3 sebagai tujuan ekspor utama Indonesia dengan nilai ekspor di Tahun 2020 mencapai 13,6 miliar USD. Kondisi ini terus berlanjut, dimana pada semester 1 - 2021, nilai ekspor Indonesia ke Jepang telah mencapai nilai 7,9 miliar USD.

Baca Juga: Ngeri! Walikota Karbala Irak Tewas Diberondong Peluru Tajam

“Saya percaya kerjasama ekonomi yang kuat ini akan tetap terjalin baik saat ini di masa yang akan datang. Bahkan akan terus meningkat yang didorong oleh pemanfaatan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) secara maksimal bagi kesejahteraan rakyat kedua negara khususnya sebagai upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada kegiatan Indonesia-Japan Business Network (IJBNet) secara virtual, Selasa (10/8) dilansir dari situs Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian RI.

Dari sisi investasi, selama periode 2018 hingga Semester I - 2021 Penanaman Modal Asing (PMA) dari Jepang yang masuk ke Indonesia mencapai 12,9 miliar USD. Adapun Jepang menjadi negara terbesar ke-3 PMA yang masuk ke Indonesia selama periode tersebut. Sementara itu, total proyek PMA asal Jepang selama periode tersebut mencapai lebih dari 19 ribu proyek.

Hingga paruh pertama tahun 2021, PMA asal Jepang yang masuk ke Indonesia telah mencapai 1,04 miliar USD. Pemerintah Indonesia mengharapkan PMA asal Jepang yang masuk di Tahun 2021 akan mampu melampaui realisasi di tahun 2020 yang mencapai 2,6 miliar USD.

Membaiknya perekonomian Indonesia membawa dampak positif di sektor investasi. Dari sektor investasi, data Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh sebesar 7,54 persen (year-on-year) di triwulan II-2021.

Kenaikan PMTB sejalan dengan naiknya investasi di sektor riil. Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi pada triwulan II-2021 mencapai Rp. 223,0 triliun atau meningkat 16,2 persen dibandingkan triwulan II-2020 yang didorong oleh kinerja PMA yang mencapai Rp 116,8 triliun atau meningkat 19,6 persen year on year. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki daya tarik tinggi bagi investor asing, salah satunya Jepang.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Menlu: Jangan Ada Kesenjangan Vaksin Antara Kita

Selasa, 30 November 2021 | 10:45 WIB

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Lagi Hingga 13 Desember 2021

Selasa, 30 November 2021 | 06:50 WIB

Kementerian Agama Kukuhkan 50 Duta Harmoni Madrasah

Senin, 29 November 2021 | 23:30 WIB
X