Perkuat Kepercayaan Publik di Era 5G, Industri Didorong Penuhi Uji Verifikasi Keamanan Jaringan Bersama

Heldi Satria
- Sabtu, 14 Agustus 2021 | 11:25 WIB
Perkuat Kepercayaan Publik di Era 5G, Industri Didorong Penuhi Uji Verifikasi Keamanan Jaringan Bersama
Perkuat Kepercayaan Publik di Era 5G, Industri Didorong Penuhi Uji Verifikasi Keamanan Jaringan Bersama

HARIANHALUAN.COM - Jaminan terhadap keamanan siber makin menjadi faktor fundamental dalam membangun kepercayaan seluruh ekosistem di era yang semakin digital dan terkoneksi. Di Indonesia, tuntutan tersebut juga makin menguat seiring dengan dimulainya komersialisasi teknologi 5G.

Berkaca pada perkembangan ini, para pemangku kepentingan diserukan untuk bekerja sama guna memastikan risiko keamanan 5G dapat terkendali dan para pelaku industri penyedia layanan mobile diserukan untuk senantiasa memenuhi dan lolos uji verifikasi keamanan perangkat jaringan berstandar tinggi yang berlaku global seperti Network Equipment Security Assurance Scheme atau NESAS dari GSMA yang mengacu pada spesifikasi jaminan keamanan atau Security Assurance Specification (SCAS) dari the 3rd Generation Partnership (3GPP).

Tokoh-tokoh yang hadir sebagai pembicara utama antara lain:

  1. Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa
  2. Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Ir. Ismail M.T.
  3. Ketua Umum MASTEL, Sarwoto
  4. Head of Technology GSMA Asia Pacific, David
  5. Head of Industry Security GSMA, Jon
  6. Huawei Chief Cyber Security Certification Expert, Gong
  7. Huawei 3GPP SA 3 Prime, Wu
  8. Deputy Executive Vice President Customer Experience &  Digitalisation PT Telkom Indonesia, Sri

Pada lokakarya ini juga digelar diskusi panel yang menghadirkan:

  1. Direktur Keamanan Siber dan Sandi Bidang Energi dan Sumber Daya Alam BSSN, Brigjen TNI Bondan Widiawan, S.Kom. M.Si.
  2. Direktur Penataan Sumber daya, Ditjen SDPPI & Ketua Satgas 5G Kemkominfo Denny Setiawan S.T, M.T.
  3. Sekretaris Jenderal Indonesia Cyber Security Forum Satriyo Wibowo S.T, MBA.
  4. Senior Advisor Divisi Government Service Telkom Indonesia Tbk Ariyanto A. Setiawan.
  5. Akademisi Fakultas Teknik Universitas Indonesia Sigit Puspito Wigati Jarot M.Sc.
  6. Executive Director Indonesia ICT Institute Heru Sutadi sebagai

 

Konklusi acara dan pidato penutup disampaikan oleh Plt Direktur Keamanan Siber dan Sandi Bidang Pembangunan Manusia BSSN, Intan Rahayu S.Si., M.T.

Head of Technology APAC GSMA David Turkington dalam sambutannya mengemukakan, “NESAS merupakan standar tata cara penilaian keamanan siber yang ditetapkan oleh GSMA dan 3GPP bersama dengan para operator global terkemuka, vendor, mitra industri dan regulator, serta telah diterima secara luas di dunia industri. NESAS menyediakan kerangka kerja jaminan keamanan bagi dunia industri untuk memfasilitasi peningkatan tingkat keamanan pada seluruh industri seluler. Dengan lolos evaluasi NESAS dari GSMA, dipastikan bahwa peralatan yang digunakan oleh pelaku usaha telah memenuhi ketentuan keamanan dan keandalan jaringan 5G. Penilaian ini juga menjadi referensi penting bagi para pemangku kepentingan, seperti operator, vendor peralatan, regulator atau pemerintah, serta penyedia layanan aplikasi.”

Terkait dengan pentingnya uji verifikasi yang menjamin keamanan dan keandalan perangkat jaringan 5G, Sekretaris Jenderal Indonesia Cyber Security Forum Ir. Satriyo Wibowo S.T, MBA, mengatakan, “Keamanan produk dan layanan digital seyogyanya tidak hanya berdasarkan klaim sepihak, namun juga berdasarkan penilaian yang terukur, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Di sinilah pentingnya keberadaan NESAS sebagai sebuah standar keamanan yang diinisiasi oleh GSMA untuk dapat memberikan jaminan keamanan yang terukur bagi masyarakat sekaligus meningkatkan nilai kepercayaan (trust) bagi industri. Namun demikian, standar ini perlu dikomunikasikan dengan standar SNI ISO 15408 Common Criteria sebagai standar pengukuran keamanan produk di Indonesia”

 

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Keren! Rumah Tahfiz Kini Hadir di Mesir

Selasa, 25 Januari 2022 | 21:30 WIB

Omicron Versi Terbaru Sudah Ditemukan, Lebih Ganas?

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:30 WIB

Begini Kronologi Meninggalnya Putri Nurul Arifin

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:15 WIB
X