PHRI Sumbar Respon Kebijakan Pelonggaran PPKM di Kota Padang

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 22:01 WIB
Ketua PHRI Sumbar Maulana Yusran
Ketua PHRI Sumbar Maulana Yusran

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kota Padang melakukan pelonggaran PPKM level 4 melalui sejumlah perubahan aturan. Salah satu aturan yang diubah yaitu diperbolehkannya rapat dan pertemuan dengan pembatasan kapasitas 50 persen dari luas ruangan. 

Baca Juga: PHRI Usulkan Sumbar Tambah Laboratorium Pemeriksaan Sampel Covid-19

Menanggapi hal ini, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumbar Maulana Yusran mengapresiasi kebijakan yang dikeluarkan Walikota Padang tersebut. Dia mengatakan aturan terbaru PPKM level 4 di Padang sudah memberikan perimbangan antara sektor usaha dan perhotelan. 

"Pak Walikota itu memperbolehkan adanya aktivitas di pasar, kafe, rumah makan, dan hotel pun akhirnya juga boleh," katanya saat dihubungi, Rabu (18/8/2021). 

Dia juga menyatakan pihak PHRI saat ini sedang menyiapkan komitmen berupa pakta integritas. Hotel dan restoran khususnya Kota Padang akan mengikuti aturan berlaku serta mengawasi setiap pengunjung agar patuh protokol kesehatan. 

Hotel yang tidak ikut dalam komitmen tersebut akan disampaikan kepada Pemko Padang. Jika ada hotel yang kedapatan melakukan pelanggaran, maka bisa diberikan sanksi dan dilakukan penutupan. 

"Kami siap berkomitmen mengikuti aturan yang sudah ada di Surat Edaran Pemerintah Kota Padang terkait batasan-batasan," ujarnya. 

Tak hanya itu, hotel-hotel yang masuk dalam komitmen tersebut juga ikut terlibat dalam hal pengawasan penerapan prokes serta aturan lainnya yang diberlakukan pemerintah. 

"Jadi kami hanya akan mengawasi hotel-hotel yang terlibat dalam komitmen tersebut. Misalnya ada hotel yang bandel, tidak bisa mengawasi kegiatan di dalam hotelnya, itu bisa kita banned nanti," kata Maulana. 

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Dedi Mulyadi: Kajati Terima Suap Harus Dipecat

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:30 WIB

5 Juta Vaksin Sinovac Tiba di Tanah Air

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:15 WIB

Picu Banjir, Warga Minta Tanggung Jawab PT Timah

Selasa, 18 Januari 2022 | 03:35 WIB
X