Menteri Gus Halim di Padang Pariaman, Ini Kiatnya untuk Penurunan Kemiskinan

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 23:10 WIB
Kunker Menteri Gus Halim didampingi Gubernur dan Bupati jajaran Pemkab Padang Pariaman
Kunker Menteri Gus Halim didampingi Gubernur dan Bupati jajaran Pemkab Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM -Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Padang Pariaman terkait peninjauan progres pengerjaan Embung Ambio Tarantang Panjang di Nagari Toboh Gadang Timur, Jumat (27/8/2021).

Mendes PDTT, yang akrab disapa dengan Gus Halim mengatakan, keberadaan Kementerian Desa PDTT yakninya bertugas untuk pemulihan ekonomi nasional level desa, dimana kunci pemulihan harus digerakan di desa fokus pada desa wisata, Badan Usaha Milik Nagari (BUMNAG) dalam upaya percepatan penurunan kemiskinan di desa.

"Penurunan kemiskinan ekstrem dimulai pada 7 provinsi 5 kabupaten 5 kecamatan dan desa termiskin Se-Indonesia dan ditargetkan pada tahun 2024 kemiskinan di Indonesia berada pada titik nol," sebutnya.

Gus Halim mengatakan, konsep utama pemulihan ekonomi dengan menggerakan ekonomi desa dengan prinsip penuruan kemiskinan pengurangan pengeluaran. 

"Oleh karena itu diperlukan pendirian BUMNAG dengan syarat  jangan sampai mengganggu usaha yang telah dijadikan mata pencaharian masyarakat," kata Mendes PDTT.

Bupati Suhatri Bur dan Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmang, menerima kunjungan kerja Menteri tersebut.

Dikatakan Suhatri Bur, kunjungan Menteri Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu memantau kesiapan proses pembangunan Embung Ambio Tarantang Panjang yang nantinya akan dijadikan sebagai perairan dan untuk pengairan sawah yang pada akhirnya dapat memajukan perekonomian masyarakat.

Dan juga besar harapan kita, terhadap lima embung yang direncanakan akan dibangun beberapa waktu lalu, semoga dapat terealisasikan, kata bupati.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, berterimakasih atas perhatian Mendes PDTT tentu hal ini nantinya akan memberikan hal positif kedepan.

Padang Pariaman salah satu lumbung beras di Sumatra Barat, agar produksi padi dan beras terus meningkat kuncinya harus ada  embung untuk pengairannya.

Dan daerah ini masih membutuhkan tambahan embung dan juga tengah mendorong ranah dan rantau untuk menyatu dalam membangun perekenomian masyarakat Sumatra Barat.

Sementara itu, Roni Saputra Wali Nagari Toboh Gadang Timur menjelaskan Embung Ambio Tarantang Panjang melewati 3 korong yakninya Toboh Sawah Mansi, Toboh Tangah Padang, dan Toboh Baru Toboh Gadang dimana sudah bebas lahan untuk pembangunan embung.

Embung ini nantinya akan dijadikan destinasi wisata air dan sebagai spot pemancingan juga berguna untuk peraiaran masyarakat yang nantinya dapat menghidupkan perekonomian masyarakat. 

Dengan dana sebesar Rp500 juta, tahap pengerjaan sudah mencapai 30 persen, dimulai dari hilir embung dan direncanakan pembangunan ini tetap berlanjut sehingga embung dapat bermanfaat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Padang Pariaman menyerahkan proposal lanjutan pembangunan Embung Ambio Tarantang Panjang kepada Mendes PDTT dan berlanjut meninjau lokasi rencana Pembangunan Embung Nagari Toboh Ketek di Kecamatan Enam Lingkung, sebelum Mendes PDTT melanjutkan perjalanan kunjungan kerjanya ke Kabupaten lain di  Sumatera Barat. (*)

 

 

 

Halaman:
1
2

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Ketua DPD RI Dukung Jatim Jadi Tuan Rumah PON 2028

Rabu, 26 Januari 2022 | 22:02 WIB

Ini Ancaman 'Ngeri' Jika Tak Bayar Pinjol

Rabu, 26 Januari 2022 | 21:50 WIB

Kenapa? 2023 Ratusan Ribu Guru Terancam Nganggur

Rabu, 26 Januari 2022 | 20:25 WIB
X