HARIANHALUAN.COM Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI tengah menjadi sorotan usai mengunggah meme Puan Maharani berbadan tikus.
Hal itu ditujukan sebagai bentuk protes terkait pengasahan Perppu Cipta Kerja alias Ciptaker.
Dalam unggahannya, BEM UI memuat kritikan perihal sikap DPR dalam pengesahan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jabodetabek Besok, Minggu 26 Maret 2023
BEM UI juga mengubah akronim DPR menjadi Dewan Perampok Rakyat.
Selain memuat sejumlah kalimat kritik, unggahan itu juga menampilkan animasi dengan memuat meme Puan dengan badan tikus.
Meme 'Puan Berbadan Tikus' yang diunggah oleh akun Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menjadi sorotan.
Unggahan meme Puan Maharani berbadan tikus itu pun viral di media sosial, dan mendapat beragam tanggapan dari beberapa politisi di parlemen.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jabodetabek Besok, Minggu 26 Maret 2023
Ketua BEM UI Melki Sedek Huang angkat bicara terkait unggahan tersebut. Dia menyebut hal itu sebagai bentuk kemarahan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atas sikap DPR.
Sebab, telah mengesahkan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
"Saya rasa, keseluruhan publikasi kami tersebut sudah menggambarkan kemarahan kami terhadap DPR hari ini," kata Ketua BEM UI Melki Sedek Huang dikutip HarianHaluan.com dari Instagram @totalpolitikcom.
Baca Juga: Kisah Masjid Gobah dan Syekh Abdullah Sang Pemimpin Islam di Tiku Agam
Menurut Anggota Komisi III DPR Arsul Sani, menyampaikan kemarahan kepada pemerintah dan DPR dalam alam demokrasi adalah hal yang biasa.
Artikel Terkait
Kembali Bangkit! Marc Marquez Raih Pole pada Sesi Kualifikasi MotoGP Portugal
Majukan Cuti Bersama Lebaran 2023, Menhub: Ada Waktu Empat Hari untuk Mudik
Sekda Riau Bantah Putrinya Gelar Pesta Ulang Tahun di Hotel Ritz-Carlton: Itu Cuma di Toko Kok
Presiden Jokowi Instruksikan Menhub Sulap Bandara Kertajati Bertaraf Premium
Kasihan dengan Aparat, Puan Maharani Minta Pagar DPR Ditinggikan