KH Cholil Nafis Analogikan Koalisi Parpol Seperti Punya Bus tapi Sopir Tak Percaya Diri, Nyindir Siapa?

- Senin, 27 Maret 2023 | 17:15 WIB
Ketua Bidang Dakwah dan Ukhwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis
Ketua Bidang Dakwah dan Ukhwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis

HARIANHALUAN.COM - Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI Cholil Nafis menyinggung koalisi partai politik yang dianalogikan sudah punya bus tapi sopir tidak percaya diri menyongsong Pilpres 2024. Lantas siapa yang disinggung Cholil Nafis? 

Cholil Nafis melontarkan pernyataan itu saat berceramah di Masjid Ainul Hikmah DPP Partai Golkar, Jakarta Barat. Dia bicara terkait tokoh capres Indonesia capres yang akan maju hingga kini belum menemukan titik terang. 

Di tengah tarik ulur partai politik dan koalisi serta peta politik pencapresan yang dinamis. Cholil Nafis menyingung parpol-parpol yang menurutnya tidak adanya kepastian bakal calon capres dan cawapresnya.

Baca Juga: 5 SMA Negeri Boarding School Terbaik di Sumatera Barat, Buat Anak Jadi Mandiri!

Ketua MUI: Indonesia sedang kebingungan siapa presidenya kita butuh ilmu hikmah narasi yang ditulis dalam akun @totalpolitikcom.

Cholil menyinggung terkait koalisi yang terbentuk saat ini. Koalisi yang ada menurutnya, baru menjadi pondasi, tetapi pengendalinya belum ada. 

Cholil mengatakan ada pula pihak yang sudah kumpul bersama tetap belum ada ikatan resmi. Bahkan dia menyebut ada yang sudah bentuk Sekretariat Bersama (Sekber) tapi belum mempunyai pasangan yang jelas. 

“ini paling repot kalau presiden yang akan datang. Kapan deklarasi dan pasangan dengan siapa, ini pada bingung. Kalau deklarasi dari awal-awal kira-kira sudah tepat apa tidak. Jadi politisi itu saya banyak belajar pintar ilmu hikmah. Sekarang ini ada yang punya busnya, tapi sopirnya gak percaya diri," kata Cholil Nafis dikutip HARIANHALUAN.COM dari Instagram @totalpolitikcom.

Siapa Disindir? 

Pernyataan Cholil Nafis terkait koalisi punya bus tapi sopirnya tak percara diri dinilai menyinggung Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) besutan Partai Golkar, PAN, dan PPP. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno. 

Baca Juga: Sang Ninja Telah Hadir Kembali! Yuk Intip Spek dan Harganya

“KIB sudah terbentuk, sudah menggenapi ambang batas pencalonan presiden 20%. Tapi capres dan cawapresnya belum juga diumumkan secara resmi. Jelas kiai Cholil Nafis itu menyindir poros politik Gerindra dan PKB. Kodenya jelas misalnya ada yang sudah kumpul-kumpul bikin fakta integritas tapi pasanganya tidak jelas. Itu jelas menyindir partai Gerindra dan PKB,” ucap Adi Prayitno.

Adi menyebut KIB sudah memenuhi syarat ambang batas presiden untuk mengusung capres-cawapres di Pilpres 2024. Tapi KIB yang sudah lama terbentuk hingga kini belum menentukan pasangan calon yang akan diusungnya. 

“Ada yang sudah deklarasi, numpang bis milik orang lain, seakan-akan dia akan jadi sopir. Jadi Indonesia ini sedang kebingungan, siapa presidennya. Ini butuh ilmu hikmah,” ujar Cholil Nafis.

Menurut Adi, Cholil Nafis di acara Golkar juga tak luput menyindir PDIP, poros koalisi Gerindra-PKB, dan Koalisi Perubahan. Adi mengatakan Anies yang diusung Partai NasDem, PKS, dan Partai Demokrat disebut menumpang di Koalisi Perubahan karena Anies tak punya partai. 

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KKP Tangani Dugong Terdampar di Mamuju

Minggu, 28 Mei 2023 | 15:25 WIB
X