Cegah Covid-19 Merebak Lagi, Objek Wisata Sorosah Gontiang Ditutup


Kamis, 02 Juli 2020 - 08:31:54 WIB
Cegah Covid-19 Merebak Lagi, Objek Wisata Sorosah Gontiang Ditutup Objek wisata air terjun Sorosah Gontiang di Jorong 8 Gantiang, Nagari Languang, Kecamatan Rao Utara, ditutup akibat pandemi Covid-19 merebak lagi di Pasaman.

HARIANHALUAN.COM - Waspada penyebaran Covid-19 kembali merebak lagi, objek wisata air terjun Sorosah Gontiang di Jorong 8 Gantiang, Nagari Languang, Kecamatan Rao Utara, ditutup sementara. Salah seorang tokoh masyarakat Gontiang, Amrizal mengatakan, dasar penutupan objek wisata yang tengah ramai dikunjungi wisatawan itu oleh masyarakat setempat akibat gejala Covid-19 kembali merebak di Pasaman.

"Hal ini ditandai dengan dinyatakannya tiga warga Pasaman positif terinfeksi virus Corona, oleh Gugus Tugas Provinsi Sumatera Barat, beberapa waktu lalu. Kita tidak ingin, hal itu terulang," ujarnya saat dihubungi harianhaluan.com, Kamis (2/7/2020).

Selain itu, katanya, pengunjung objek wisata yang notabene adalah para anak muda kurang menghargai adat dan budaya setempat. Sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. "Para orang tua semakin resah melihat sebagian pengunjung yang kurang menjaga kesopanan, mandi campur aduk laki-laki dan perempuan, naik motor laki-laki dan perempuan kadang basah kuyup, tanpa segan sebagian mesra-mesra pula," katanya.

Dikatakannya, bahwa rencana penutupan kawasan objek wisata kekinian itu sudah lama direncanakan. Penutupan sebagai upaya agar masyarakat dan kampung itu terhindar dari bencana dan mala petaka.

"Ditutup sebenarnya sejak sebelum puasa. Itu berdasarkan musyawarah niniak mamak waktu itu, mulai dari balimau sampai dengan hari raya Idul Fitri. Seluruh warga dilarang untuk balimau dan merayakan lebaran di sorosah," ungkap Ketua Pemuda Gontiang, Bisman. 

Namun, sejak Kabupaten Pasaman memasuki era kenormalan baru (new normal) pasca diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), wisatawan lokal mulai berdatangan mengunjungi objek wisata alam tersebut.

"Seiring itu mulailah masyarakat luar datang bertamasya, ada yang camping dan sebagainya. Lumayan banyak. Tidak hanya di hari libur, termasuk juga di hari biasa. Malah, Minggu lalu, salah seorang pengunjung warga Kampung Tongah, Rao ada yang jatuh bermotor, patah kaki," ucapnya. 

Ia menyebutkan, bahwa penutupan kawasan objek wisata itu dilakukan sampai masalah Covid-19 dirasa telah aman. Hal itu, kata dia, merujuk pada petunjuk pemerintah setempat. (*)

loading...
Reporter : Yudhi Lubis /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 23:39:32 WIB

    Cegah Penularan Virus Corona, Resto di Hong Kong Pasang Sekat Kaca 

    Cegah Penularan Virus Corona, Resto di Hong Kong Pasang Sekat Kaca  HONG KONG,HARIANHALUAN.COM-Beberapa restoran  di Hong Kong mengantisipasi penyebaran virus corona dengan memasang sekat kaca di setiap meja,  agar tamu restoran tak saling menularkan virus corona terutama yang satu meja..
  • Sabtu, 30 November 2019 - 19:12:34 WIB

    Wah Mantap..! Sulut Punya Jurus Jitu Cegah Turis China Merusak Terumbu Karang

    Wah Mantap..! Sulut  Punya Jurus Jitu  Cegah Turis China Merusak Terumbu Karang MANADO,HARIANHALUAN.COM-Pemprov Sulawesi Utara (Sulut),ternyata punya jurus jitu menghadapi turis China yang dinilai kerap bikin masalah, dari vandalisme sampai merusak lingkungan. .
  • Kamis, 30 Juni 2016 - 05:34:38 WIB

    Imigrasi Cegah Dampak Negatif Kunjungan Orang Asing

    Imigrasi Cegah Dampak Negatif Kunjungan Orang Asing BINTAN, HALUAN — Dalam upaya mencegah serta meng­eliminasi dampak negatif seiring meningkatkannya orang asing yang datang ke Indonesia khu­susnya di Kabupaten Bintan. Kantor Imigrasi Klas II Tanjung­uban membentuk sekali.
  • Sabtu, 07 Mei 2016 - 06:26:33 WIB
    Norwegia Bantu 1 Miliar Dolar

    Riau Kembali Jadi Contoh Pencegahan Karhutla

    Riau Kembali Jadi Contoh Pencegahan Karhutla PEKANBARU, HALUAN — Provinsi Riau kembali men­jadi percontohan dalam hal pencegahan kebakaran hu­tan dan lahan (Karhutla), bagi daerah lain di Tanah Air. Setelah Kabupaten Meranti menjadi percon­tohan dalam hal restorasi.
  • Selasa, 12 Januari 2016 - 02:06:42 WIB

    Pencegahan Karhutla Hanya Dianggarkan Rp 27 Miliar

    PEKANBARU , HALUAN — Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman mengatakan, total anggaran untuk antisipasi malapetaka Kebakaran Hutan dan Lahan yang dianggarkan dalam APBD Riau tahun 2016 hanya sebesar Rp 27 miliar. .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]