Pemangku Adat Dharmasraya Diminta Terapkan Protokol New Normal


Kamis, 02 Juli 2020 - 14:56:04 WIB
Pemangku Adat Dharmasraya Diminta Terapkan Protokol New Normal Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, saat memberikan materi tentang Penerapan Standar Kenormalan Baru, atau New Normal bagi Masyarakat Adat di Kecamatan Koto Baru, Kamis (02/07).

HARIANHALUAN.COM - Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, meminta kepada seluruh pemangku adat di daerah itu tetap mematuhi standar protokol bebas Covid-19 di setiap kegiatan prosesi adat yang berlangsung. 

Imbauan tersebut ia sampaikan dihadapan para Ninik Mamak dan Bundo Kanduang di Koto Baru dalam kegiatan sosialisasi Pelaksanaan Penerapan Tatanan Kenormalan Baru atau New Normal, Kamis (02/07). 

"Sebagaimana diketahui bersama, beberapa bulan belakangan ini kita semua dihadapkan dengan suatu musibah virus pandemi Covid-19, yang secara drastis telah merubah tatanan hidup masyarakat dunia, termasuk di Kabupaten Dharmasraya, " Ucapnya. 

Hal itu, lanjutnya, harus disikapi dengan tekad mengubah prilaku dan tatanan hidup tanpa harus menghilangkan nilai-nilai kebaikan yang sudah terbina selama ini. 

"Pepatah suku Minangkabau dikatakan Sakali Aia Gadang Sakali Tapian Barubah, artinya masyarakat minang sudah terbiasa tangguh menghadapi perubahan dan selalu siap mengikuti era kehidupan dengan tetap mempertahankan nilai-nilai adat warisan nenek moyang," Jelasnya. 

Salah satunya, tambah Sutan Riska, terkait pesta pernikahan karena saat ini cukup banyak pasangan yang akan menikah dan melangsungkan pesta yang otomatis akan mengumpulkan orang banyak bahkan boleh jadi mendatangkan orang luar. 

Menurutnya, tatanan inilah yang harus yang disiasati agar pesta yang digelar masyarakat tetap mematuhi standar protokol kesehatan Covid-19.

"Tetap gunakan masker, jaga jarak aman dan usahakan tidak bersentuhan langsung secara fisik serta penerapan standar higienis dan pola hidup sehat, " Pintanya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Budaya pada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) setempat, Julius Monti Lobiah, menambahkan antusias peserta  sosialisasi tersebut cukup tinggi dan diikuti sebanyak 71 orang dari unsur kaum adat dan puluhan masyarakat adat setempat. 

"Kegiatan berlangsung dengan menerapkan standar protokol kesehatan dan sesuai kesepakatan bersama, seluruhnya setuju mengikuti saran aturan yang berlaku demi menciptakan masyarakat Koto Baru yang bebas Covid -19," tutupnya. 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Rahmadian, Kepala Dinas Budparpora, Sutan Taufik, Ketua MUI Dharmasraya, Forkopimca, Wali Nagari dan sejumlah tokoh masyarakat se Kecamatan Koto Baru. 

Ada beberapa narasumber yang dihadirkan dalam kesempatan sosialisasi tersebut. Diantaranya dari Dinas Kesehatan, LKAAM, dan MUI. (*)

 

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 06 Desember 2018 - 18:23:20 WIB

    Peresmian Balai Adat Silungkang, Pemangku Adat Harus Ikuti Perkembangan Zaman

    Peresmian Balai Adat Silungkang, Pemangku Adat Harus Ikuti Perkembangan Zaman SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM- Pemangku adat dan niniak mamak harus mampu menyesuaikan kondisi terkini atau mengikuti modernisasi sehingga tidak tertinggal atau terlindas oleh perkembangan zaman itu sendiri..
  • Kamis, 17 Desember 2015 - 03:16:22 WIB

    Pemangku Adat Tanah Datar Diberikan Pelatihan

    TANAH DATAR, HALUAN — Makin memudarnya pe­ma­haman Adat Basandi Sya­rak, Syarak Basandi Kita­bullah (ABS-SBK) bagi ni­nik mamak dan minimnya rege­nerasi pemangku fung­sional adat yang dapat ber­peran sebagai pelesta.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]