Selama Pandemi, Dana Pihak Ketiga Bank Nagari Meningkat Rp645 Miliar 


Kamis, 02 Juli 2020 - 17:23:11 WIB
Selama Pandemi, Dana Pihak Ketiga Bank Nagari Meningkat Rp645 Miliar  Nasabah Bank Nagari sedang antre menunggu nomornya dipanggil. Selama masa pandemi, terlihat pengurangan antrean nasabah. Namun demikian transaksi digital meningkat signifikan.

HARIANHALUAN.COM — Peningkatan jumlah transaksi digital di PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat atau Bank Nagari, ternyata juga dibarengi dengan meningkatnya jumlah dana pihak ketiga (DPK) Bank Nagari selama pandemi covid-19. Hal tersebut diungkapkan Pjs Direktur Keuangan Bank Nagari M Irsyad kepada wartawan kemarin di ruang kerjanya.

M Irsyad yang saat itu didampingi Pemimpin Divisi Pemasaran Sania Putra dan Humas Bank Nagari M Riza Harry Susanto menyebutkan, selama masa April-Mei 2020, DPK Bank Nagari bertambah Rp645 miliar.

Dikatakannya, dominan DPK tersebut untungnya kenaikan berasal dari  sumber pendanaan  berbiaya murah seperti tabungan dan giro atau atau current account and saving account (CASA).

“Dominan DPK tersebut berasal dari simpanan berbiaya murah seperti tabungan dan giro sehingga kita masih bisa menjaga efisiensi biaya,” tutur M. Irsyad di ruang kerjanya di Bank Nagari Jl. Pemuda No.21 Padang.

Ditambahkan M. Irsyad, hingga Mei 2020, posisi DPK bank pelat merah tersebut sebesar Rp19 triliun. Sedangkan kredit yang disalurkan di kisaran Rp18,9 triliun dan aset mencapai Rp24,6 triliun. 

Sementara itu Loan to Deposit Ratio atau rasio pinjaman terhadap tabungan meningkat dari posisi 92 persen pada April menjadi 94 persen pada Mei 2020, sehingga bank masih mempunyai bantalan likuiditas untuk menghadapi pandemi. (*)

loading...
Reporter : Atviarni /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]