Lima Tahun Menunggu Iktikad Baik Gubernur, Irvan Khairul Ananda Naik Pitam


Kamis, 02 Juli 2020 - 19:10:21 WIB
Lima Tahun Menunggu Iktikad Baik Gubernur, Irvan Khairul Ananda Naik Pitam Ist

HARIANHALUAN.COM - Sesuai yang dijadwalkan, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Klas 1 A Padang kembali mempertemukan mantan Kepala Dinas Kesbangpol Sumbar, Irvan Khairul Ananda (penggugat) dengan pihak Irwan Prayitno (tergugat).

Tujuan dipertemukan kedua belah pihak, guna untuk mendapatkan kesepakatan untuk berdamai melalui mediasi. Pada pelaksanaan mediasi tersebut, majelis hakim meminta adanya iktikad baik kedua belah pihak.

Menanggapi hal itu, penggugat langsung menggebu-gebu, karena untuk saat ini tidak bisa menerima iktikad baik dari tergugat. Seharusnya iktikad baik itu dilakukan sejak dari awal.

"Kalau tergugat beritikad baik dari awal, mungkin perkara ini tidak sampai di PTUN kan hingga sampai MA, dan bahkan sudah ada surat menteri, surat RI 1 untuk minta ini di eksekusi, tapi Irwan P tidak beritikad baik dalan hal ini," bantahnya, Kamis (2/7/2020).

Dikatakannya, sudah lima tahun lebih ia menunggu iktikad baik dari Gubernur untuk segera melakukan eksekusi putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap itu. Sampai-sampai kembali diajukan gugatan baru terhadap putusan yang tak kunjung di eksekusi.

"Penzaliman yang dilakukan kepada saya, adalah bukti Pemerintah Provinsi atau Irwan Prayitno tidak memiliki iktikad baik," tegasnya.

Penggugat yang diampingi Penasehat Hukum, Wilson SH. MH dan kawan-kawan mencoba menenangkan klien karena terlanjur emosi atas sikap tergugat yang tidak kunjung menunaikan haknya sebagai penggugat.

"Setelah keadaan kembali normal, sidang yang diketuai Leba Maxnandoko Rohi didampingi Agnes Sianaga dan Yose Anan Roslinda melanjutkan proses media," ujar Wilson saat dihubungi Harianhaluan.com.

Setelah diambil alih, kata dia, meminta tergugat menyampaikan tanggapan tergugat atas gugatan yang diberikan. Pada akhirnya hakim mediator menyampaikan kepada kedua belah terutama tergugat agar mempersiapkan resume terhadap gugatan itu.

"Jadi, pada mediasi berikutnya yakni pada tanggal 13 juli 2020 depan, mediator meminta tergugat menyiapkan resume terhadap gugatan klien kami," tutupnya.

Sementara untuk pokok perkaranya, Irvan Khairul Ananda selaku penggugat yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Dinas Kesbangpol dipecat oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sebagai tergugat. Kemudian tergugat mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) pada tanggal 18 Juli 2016.

Kemudian dalam gugatan itu disebutkan bahwa pihak penggugat dinilai telah melanggar pasal 27 ayat (3) UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan pasal 3 angka 6 peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Pada tanggal 1 Desember 2016 keluarlah putusan PTUN dan mengabulkan gugatan penggugat jo putusan Mahkamah Agung RI Nomor 397 K/TUN/2017 pada tanggal 14 September 2017.

Perkara penggugat telah berkekuatan hukum tetap (Incracht Van Gewijsde). Penggugat kemudian sudah berulang kali menyurati tergugat untuk menjalankan putusan itu, namun pihak tergugat hingga kini tidak pernah ditanggapi.

Karena tidak ditanggapi, penggugat pun juga telah mengajukan surat eksekusi ke pengadilan. Bahkan penggugat juga telah telah menyurati Presiden RI, namun tergugat tidak mengindahkan dan menindaklanjutinya.

Diketahui, dalam gugatan di PTUN, atas pemecatan oleh gubernur, penggugat kerugian materil dengan total Rp380. 457. 885 juta, termasuk didalamnya uang pensiunan, kenaikan pangkat dari golongan 4 D menjadi 4 E yakni 75 persen dari gaji pokok dan lainnya yang hinggga saat belum diterimanya.

Sementara kerugian Immateril nya yaitu, rusaknya nama baik penggugat dilingkungan masyarakat pada umumnya dan di pemerintah Sumbar pada khususnya. Maka timbul rasa kecemasan dari penggugat dikarena tergugat tidak menjalankan dan menghormati putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Tetapi jika ditotalkan, penggugat mengalami kerugian Immateril sebesar Rp1 miliar dan angka itu menurut penggugat sangatlah wajar sesuai dengan fakta-fakta yang dihadapi penggugat saat ini. (*)

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]