Ancaman Perang Antar Negara Semakin Meluas, Tiga Negara Berpolemik karena Ini


Sabtu, 04 Juli 2020 - 07:24:35 WIB
Ancaman Perang Antar Negara Semakin Meluas, Tiga Negara Berpolemik karena Ini Ist

HARIANHALUAN.COM - Ancaman perang antar negara semakin banyak. Selain polemik China dengan banyak negara karena Laut China Selatan serta konflik dua Korea, kali ini ancaman perang terjadi di Afrika.

Tiga negara berpolemik terkait pemanfaatan sungai Nil. Sungai Nil sebagai salah satu sungai terpanjang di dunia mengaliri 11 negara sekaligus. Negara-negara tersebut adalah Mesir, Ethiopia, Sudan, Uganda, Kenya, Tanzania, Burundi, Rwanda, Republik Demokratik Kongo, Eritrea, dan Sudan Selatan.

Ethiopia, Sudan, dan Mesir terus berpolemik tentang Bendungan GERD, yang dibangun Ethiopia. Sudan dan Mesir keberatan dengan pembangunan Bendungan Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD), sedangkan Ethiopia bersikeras proyek mereka tidak membahayakan siapa pun.

Pangkal persoalannya adalah Bendungan GERD yang dinilai akan membatasi pasokan air ke negara-negara hilir. Ethiopia adalah negara di bagian hulu sungai Nil.

Proyek dari Ethiopia ini bernilai US$ 4,6 miliar (Rp 66,7 triliun) dan tanpa dana asing. Pembiayaan didapat dari patungan rakyat dan penjualan obligasi, karena Mesir memblokir pihak asing untuk membiayai proyek ini.

Sudan yang juga bergantung hidupnya pada Sungai Nil, juga mendesak Dewan Keamanan PBB turun tangan menangani kasus ini, karena ketegangan 3 negara kian meningkat.

Dilansir dari Al Jazeera Selasa (30/6/2020), Mesir merasa akan mendapat ancaman eksistensial dari operasional Bendungan GERD. Dalam pertemuan virtual dengan Dewan Keamanan PBB pada Senin (29/6/2020), Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry memperingatkan akan ada konflik jika PBB tidak turun tangan.

Ia mendesak dewan membantu menyelesaikan sengketa Bendungan GERD ini, yang menurutnya sudah membahayakan 150 juta warga Mesir dan Sudan. Sementara itu hasil KTT Uni Afrika pada Jumat (26/6/2020) menyatakan, para pemimpin Mesir, Sudan, dan Ethiopia sepakat untuk berunding lagi tentang pengisian waduk GERD.

Duta Besar Ethiopia untuk Indonesia Admasu Tsegaye Agidew menerangkan, GERD tidak boros air sehingga tidak membahayakan negara-negara hilir. "GERD tidak mengonsumsi banyak air, (sehingga) tidak membahayakan negara-negara hilir, tidak ada deforestasi," terang Dubes Admasu saat dihubungi Kompas.com melalui konferensi video, Jumat (3/7/2020).

Ethiopia bersikeras membangun Bendungan GERD sebagai pembangkit listrik dan meningkatkan perairan. Admasu menuturkan, separuh lebih dari 110 juta penduduk Ethiopia belum menikmati aliran listrik.

"Selama ini mereka memakai kayu bakar sebagai pengganti listrik," terangnya. Dubes Admasu lalu menerangkan, Bendungan GERD dapat menghasilkan 6.450 megawatt dan menampung 74 juta cm kubik air.

Rencananya,pengisian Waduk GERD dijadwalkan bulan ini. Apabila telah beroperasi, Bendungan GERD akan menjadi waduk pembangkit listrik terbesar di Afrika, dan salah satu yang terbesar di dunia. (*)

loading...
 Sumber : Kontan.co.id /  Editor : Milna Miana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 12 Juli 2020 - 06:44:52 WIB

    Hadapi Ancaman China, Jepang Beli Ratusan Jet Siluman AS

    Hadapi Ancaman China, Jepang Beli Ratusan Jet Siluman AS HARIANHALUAN.COM – Tak cuma Taiwan yang bakal disuplai senjata canggih oleh Amerika Serikat (AS), ratusan jet tempur siluman Negeri Paman Sam juga akan dimiliki oleh Jepang. Kedua sekutu Amerika di Asia membeli alat utama.
  • Sabtu, 11 Juli 2020 - 16:37:09 WIB

    Jepang Rancang Jet Tempur Siluman Baru Mengatasi Ancaman China

    Jepang Rancang Jet Tempur Siluman Baru Mengatasi Ancaman China HARIANHALUAN.COM - Jepang berencana membangun salah satu jet tempur siluman tercanggih di dunia yakni pesawat bermesin ganda yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pertahanan udara negara untuk belasan tahun ke depan..
  • Jumat, 26 Juni 2020 - 07:01:37 WIB

    Menlu AS Sebut Indonesia dalam Ancaman Partai Komunis China

    Menlu AS Sebut Indonesia dalam Ancaman Partai Komunis China HARIANHALUAN.COM – Situasi Laut China Selatan diprediksi bakal terus memanas, seiring dengan aksi kampanye militer China di kawasan tersebut. Salah satu yang meradang adalah Amerika Serikat (AS), yang menganggap Partai Ko.
  • Selasa, 23 Juni 2020 - 08:53:45 WIB

    6 Negara Ini Hadapi Ancaman Corona Gelombang Kedua

    6 Negara Ini Hadapi Ancaman Corona Gelombang Kedua HARIANHALUAN.COM - Beberapa negara yang sebelumnya dinilai sukses menekan penyebaran virus Corona COVID-19, kini melaporkan lonjakan kasus. Ini terjadi setelah negara-negara tersebut melonggarkan pembatasan atau lockdown..
  • Jumat, 19 Juni 2020 - 10:36:14 WIB

    AS: Korut Ancaman Luar Biasa bagi Kawasan Indo-Pasifik

    AS: Korut Ancaman Luar Biasa bagi Kawasan Indo-Pasifik HARIANHALUAN.COM - Amerika Serikat (AS) masih menganggap Korea Utara (Korut) sebagai ancaman luar biasa bagi kawasan Indo-Pasifik. Hal ini disampaikan setelah Korut meledakkan kantor penghubung dengan Korea Selatan (Korsel)..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]