Waduh, Anak Kegemukan Lebih Cepat Puber


Sabtu, 04 Juli 2020 - 07:51:00 WIB
Waduh, Anak Kegemukan Lebih Cepat Puber ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anak kecil bertubuh gemuk cenderung beris ko lebih cepat puber. Mengapa ini bisa terjadi?

Pakar nutrisi Ardy Brian Lizuardi menjelaskan, sistem keseimbangan manusia membutuhkan lemak untuk membentuk hormon. Pada anak yang kegemukan, jumlah lemak dalam tubuh relatif lebih tinggi.

Kelebihan lemak ini justru akan mengganggu produksi hormon di dalam tubuh. Sebab, bahan bakunya otomatis terlalu banyak.

Ardy menuturkan, lemak dalam jumlah berlebih dalam tubuh usia pra-pubertas akan memicu produksi hormon tertentu yang mempercepat pubertas si anak. Alhasil, laju kecepatan mencapai pubertas justru lebih cepat.

"Sedihnya, efeknya itu bukan cuma pubernya lebih cepat, tapi juga berpotensi mengundang gangguan siklus kesehatan, terutama pada perempuan berupa gangguan siklus menstruasi," tutur Ardy dalam NutriClass, Health and Nutrition Webinar Series for Media bertema "Myths and Facts About Nutrition yang diselenggarakan Nutrifood" yang disimak di Jakarta, Selasa (30/6).

Selain itu, menurut Ardy, proses pertumbuhan anak juga bisa terganggu. Ia pun menyarankan agar anak memiliki berat badan yang ideal.

"Bila anak kegemukan, ada dampak jangka panjang," jelas peraih gelar Master of Science in Nutrition and Health dari Wageningen University, Belanda ini.

Ardy menyebut, ada studi yang disebut early life programming. Ini adalah konsep kondisi masa kecil yang memengaruhi masa dewasa. Misalkan, masa kecil mengalami kegemukan, masa kecil mengalami asupan nutrisi yang tidak tepat, atau masa kecilnya memiliki stres yang tinggi, ternyata itu berkorelasi dengan kondisi dewasa yang tidak sehat.

Risiko ini pun bisa terjadi pada anak-anak yang mengalami kegemukan. Saat dewasa, mereka malah cenderung tidak sehat, lebih berisiko terkena diabetes, hipertensi, dan obesitas.

"Jadi, untuk orang tua, sebaiknya anaknya tetap dijaga berat badannya dalam kondisi ideal, jangan terlalu gemuk, jangan terlalu kurus,” ujar Ardy. (*)
 

loading...
 Sumber : Republika /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 12 Juli 2020 - 12:03:45 WIB

    Waduh, China Temukan Virus Corona pada Kemasan Udang Beku Impor

    Waduh, China Temukan Virus Corona pada Kemasan Udang Beku Impor HARIANHALUAN.COM - Pemerintah China temukan virus Corona COVID-19 pada kemasan udang beku impor. Namun penemuan tersebut bukan berarti virus Corona dapat ditularkan melalui kemasan makanan..
  • Senin, 06 Juli 2020 - 23:10:00 WIB

    Waduh, Hasil Studi Ungkap 1 dari 20 Perempuan tak Pernah Orgasme

    Waduh, Hasil Studi Ungkap 1 dari 20 Perempuan tak Pernah Orgasme HARIANHALUAN.COM - Kepuasan seksual ternyata belum dirasakan setiap pasangan. Studi terbaru menunjukkan laki-laki lebih sering mencapai orgasme dibandingkan perempuan saat berhubungan seksual..
  • Rabu, 24 Juni 2020 - 07:25:32 WIB

    Waduh, Sampah Masker Berpotensi Mencemari Lingkungan

    Waduh, Sampah Masker Berpotensi Mencemari Lingkungan HARIANHALUAN.COM - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Muhammad Reza Cordova mengungkapkan, sampah alat pelindung diri (APD) seperti masker perlu diolah secara khusus. Menurutnya, masker secara alami sulit ter.
  • Ahad, 21 Juni 2020 - 22:16:57 WIB

    Waduh, Obesitas Bisa Memperparah Infeksi COVID-19

    Waduh, Obesitas Bisa Memperparah Infeksi COVID-19 HARIANHALUAN.COM - Kegemukan atau obesitas memiliki dampak pada berbagai masalah kesehatan, salah satunya meningkatkan risiko gejala dan komplikasi yang lebih parah jika terjangkit COVID-19..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]