Benteng Van der Capellen Batusangkar, Saksi Bisu Peninggalan Belanda dan Bekas Markas TKR


Sabtu, 04 Juli 2020 - 16:15:57 WIB
Benteng Van der Capellen Batusangkar, Saksi Bisu Peninggalan Belanda dan Bekas Markas TKR Benteng Van der Capellen Batusangkar

HARIANHALUAN.COM - Pernahkan Anda berkunjung ke Istano Basa Pagaruyung yang terletak di Kota Batusangkar Kabupaten Tanah Datar ? Kota Batusangkar tak hanya terkenal dengan Istano Basa Pagaruyung saja. Tapi, juga terdapat tempat-tempat bersejarah peninggalan Belanda. Salah satunya, Benteng Van der Capellen peninggalan Belanda.

Berlokasi di Baringin, Lima Kaum, Batusangkar, benteng tersebut masih berdiri kokoh dan kuat. Pada mulanya, benteng yang berada tepat di samping Lapangan Gumarang itu didirikan menggunakan kayu yang dimaksudkan untuk pertahanan. Kemudian tahun 1924 dipermanenkan menjadi bangunan tembok. Benteng Van der Capellen selain tempat pertahanan juga menjadi pusat administrasi pemerintahan kolonial pada saat itu.

Bangunan benteng yang kokoh dilatarbelakangi untuk kepentingan pertahanan konflik yang sedang terjadi pada saat itu. Konflik antara kaum adat dan kaum paderi pada saat itu yang terpojok meminta bantuan pada Belanda sebagai kebutuhan sistem pertahanan. Seorang juru jaga benteng Syahrul menuturkan nama benteng Van der Capellen tersebut diambil dari nama salah seorang gubernur jendral yang saat itu menjabat.

"Benteng yang namanya diambil dari Gubernur Jendral Godert Alexander Gerard Philip Baron Van der Capellen yang saat itu menjabat," katanya, Sabtu (4/7).

Pada perjalanannya tahun 1943-1945 benteng tersebut digunakan sebagai markas Badan Keamanan Rakyat (BKR) untuk wilayah Tanah Datar. Kemudian pada tahun 1947 berpindah menjadi markas Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Setelah Belanda meninggalkan Batusangkar, benteng tersebut dijadikan Perguruan Tinggi Pendidikan Guru yang menjadi awal mula IKIP Padang hingga tahun 1955.

Tak hanya itu benteng Van der Capellen juga pernah dijadikan sebagai markas Batalion 439 Diponegoro dan selanjutnya diserahkan ke POLRI tahun 1960 untuk dijadikan markas Kepolisian. "Benteng Van der Capellen dikosongkan tahun 2001 dan tahun 2008 dimanfaatkan sementara sebagai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab Tanah Datar," paparnya.

Benteng yang sampai saat ini masih kokoh dan terdiri dari bangunan asli, pada pintu masuk terdapat dua meriam. Berjalan ke dalam bangunan juga ada empat buah sel penjara berukuran kecil yang digunakan untuk memenjarakan tahanan yang melenceng dari pemerintahan pada saat itu.

"Sel ini dulu diisi 15-20 orang, sempit-sempit dulunya," ucapnya.

Kayu pada setiap bangunan benteng masih merupkan peninggalan kolonial Belanda. Di dalam benteng terdapat ruangan yang dulunya digunakan sebagai gudang pada saat kolonial. Kemudian di belakang benteng juga terdapat tungku kayu bakar yang digunakan untuk memasak pada saat itu.(*)

loading...
Reporter : Merinda Faradianti /  Editor : Heldi Satria
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 24 April 2020 - 12:06:37 WIB

    Derasnya Budaya Asing, Syafrizal Minta Ninik Mamak Jadi Benteng Adat di Nagari

    Derasnya Budaya Asing, Syafrizal Minta Ninik Mamak Jadi Benteng Adat di Nagari PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sumbar Drs. H. Syafrizal, MM Datuak Nan Batuah ketika mengatakan, bahwa pemangku adat dan ninik mamak harus menjadi benteng utama pertahanan adat dan.
  • Jumat, 15 Maret 2019 - 10:51:49 WIB
    PANGLIMA TNI DI SUMBAR

    Ulama, Santri, dan Ponpes Adalah Benteng NKRI

    Ulama, Santri, dan Ponpes Adalah Benteng NKRI PADANG, HARIANHALUAN.COM—Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, bersama Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, menjalin silaturahim kebangsaan di Pondok Pesantren (PP) Nurul Yakin Ringan-Ringan Padang Pariaman. Silahturahim ters.
  • Sabtu, 02 April 2016 - 04:06:23 WIB

    Kantin SD Benteng Bebas Bahan Pengawet

    BUKITTINGGI, HALUAN—Kantin SD 01 Benteng Pasar Atas Bukittinggi mendapat piagam penghargaan dari BPOM Provinsi Sumbar tahun 2015, karena menjual makanan dan minuman bebas dari bahan pengawet..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]