Kementan Produksi Kalung Antivirus Corona, Said Didu: Saya lagi Berpikir Keras


Sabtu, 04 Juli 2020 - 21:54:40 WIB
Kementan Produksi Kalung Antivirus Corona, Said Didu: Saya lagi Berpikir Keras Kalung antivirus Corona.

HARIANHALUAN.COM - Rencana Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, untuk memproduksi kalung antivirus corona mendapat tanggapan dari Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu. Menurut Said Didu, wacana Mentan tersebut sudah di luar akal sehatnya. Said Didu menganggap bahwa pernyataan dari institusi sebesar Kementan yang percaya bahwa kalung antivirus bisa menangkal corona adalah sebuah dagelan alias lelucon.

Selain soal Mentan yang akan memproduksi kalung antivirus corona, pernyataan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang menyebut bahwa Pilkada serentak akan membantu menekan penyebaran corona juga membuatnya tak habis pikir.

"Lagi berpikir keras agar akal sehat saya bisa terima dari pernyataan ini. 1. Mendagri: Pilkada serentak akan tekan penyebaran corona. 2. Mentan: akan produksi kaung antivirus corona. Silakan tunggu dagelan berikutnya," tulis Said Didu lewat Twitter-nya, Sabtu (4/7/2020).

Untuk diketahui, Mentan Syahrul Yasin Limpo mengklaim bahwa kalung antivirus yang terbuat dari bahan alami bisa menangkal virus corona. Ia pun berencana akan memproduksi kalung antivirus corona itu secara massal pada Agustus 2020 mendatang. Mentan Syahrul mengatakan bahwa kalung antivirus itu terbuat dari hasil ramuan yan ditemukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangtan) Kementan.

Bahan untuk membuat antivirus itu berasal dari tanaman eucalyptus yang selama ini dikenal untuk membuat minyak kayu putih. "Dari 700 jenis, satu (jenis bahan) yang bisa mematikan Corona hasil lab kita, dan hasil lab ini untuk antivirus. Dan kita yakin bulan depan ini sudah dicetak, diperbanyak," kata Syahrul di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2020).

Syahrul menjelaskan kalung antivirus itu sudah melewati uji coba. Ia mengklaim, ketika digunakan selama 15 menit, antivirus itu akan bekerja membunuh 42 persen virus Corona. Sedangkan kalau sudah digunakan 30 menit akan menangkal 80 persen virus Corona. (*)

loading...
 Sumber : Suara.com /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 06 Juli 2020 - 19:30:13 WIB

    Kementan Tegaskan Kalung Berbahan Eucalyptus Bukan Vaksin Covid-19, Tapi..

    Kementan Tegaskan Kalung Berbahan Eucalyptus Bukan Vaksin Covid-19, Tapi.. HARIANHALUAN.COM – Kementerian Pertanian menyatakan bahwa kalung berbahan eucalyptus yang sudah diperkenalkan Menteri Syahrul Yasin Limpo kepada para wartawan pekan lalu bukan lah vaksin. Kalung itu diklaim hanya untu.
  • Senin, 27 April 2020 - 15:48:52 WIB

    Kementan Bagi-bagi 1 Juta Ekor Ayam ke Petani Miskin di Jawa

    Kementan Bagi-bagi 1 Juta Ekor Ayam ke Petani Miskin di Jawa JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) akan membagikan bantuan berupa satu juta ekor ayam kepada masyarakat terdampak wabah virus corona di Pulau Jawa..
  • Kamis, 16 April 2020 - 20:06:52 WIB

    Kementan Pangkas Rp3,6 T untuk Penanganan Corona

    Kementan Pangkas Rp3,6 T untuk Penanganan Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan pemangkasan anggaran tahun ini sebesar Rp3,61 triliun yaitu dari semula sebesar Rp21,05 triliun menjadi Rp17,44 triliun. Hal itu dilakukan untuk percepa.
  • Selasa, 28 Januari 2020 - 07:28:50 WIB

    Duet Kemendag dan Kementan Tingkatkan Ekspor Nonmigas

    Duet Kemendag dan Kementan Tingkatkan Ekspor Nonmigas JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menegaskan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) akan memperkuat sinergi untuk mencapai surplus neraca perdagangan dengan per.
  • Selasa, 08 Januari 2019 - 12:52:18 WIB

    Faldo Maldini: Kementan Harus Ubah Kebijakan Pangan

    Faldo Maldini: Kementan Harus Ubah Kebijakan Pangan PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Politisi muda Partai Amanat Nasional (PAN) Faldo Maldini, mengkritik kebijakan ekonomi pemerintah. Ia menilai, Kementerian Pertanian harus memperbaiki struktur mode produksi kebutuhan pokok..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]