Didesak Minta Maaf, Denny Siregar: Jika Santri Tersinggung Saya Pasti Minta Maaf


Ahad, 05 Juli 2020 - 14:33:38 WIB
Didesak Minta Maaf, Denny Siregar: Jika Santri Tersinggung Saya Pasti Minta Maaf Pegiat media sosial Denny Siregar

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar mendapat sejumlah kritik dan nasihat dari berbagai kalangan terkait unggahan 'Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang' yang di posting di akun Facebook-nya. Denny bahkan didesak untuk meminta maaf ke santri. Lantas, apakah dia mau meminta maaf?

Denny mengatakan dia akan meminta maaf jika para santri tersinggung atas postingannya. Namun permintaan maaf itu ditujukan kepada para santri bukan kepada pihak yang memanfaatkan anak dalam aksi demo.

"Kalau para santri ikut tersinggung karena postingan saya, ya saya pasti minta maaf. Tapi saya tidak akan meminta maaf kepada mereka yang memanfaatkan anak-anak dalam demo seperti itu," kata Denny ketika dikonfirmasi, Minggu (5/7/2020).

Denny menilai pihak yang mengkritiknya itu tidak memahami tulisannya dan terbawa dengan framing kepada santrinya. Menurut Denny, yang ingin diungkapkan dalam postingan itu adalah pesan dari tulisannya terkait keterlibatan anak dalam aksi demo.

"Yah mungkin beberapa partai itu belum paham maksud tulisan, hanya sekedar komentar karena terbawa framing. Mereka lebih fokus ke masalah santri, tapi tidak fokus ke pesan di dalamnya. Seharusnya partai-partai itu juga menyoroti anak-anak yang dibawa demo itu," katanya.


Sebelumnya, desakan agar Denny mengucapkan maaf itu diungkapkan Ketua DPP PKB Daniel Johan. Dia menyarankan Denny segera meminta maaf ke para kiai dan santri.

"Bang Denny segera sowan dan minta maaf ke NU dan para kiai dan santri, lebih baik saling maaf-memaafkan saja," kata Daniel, kepada wartawan, Minggu (5/7/2020).

Menurut Daniel, unggahan Denny tersebut tidaklah bijak dan menyesatkan. Karena itu, dia menilai sebaiknya Denny meminta maaf karena telah menyinggung dan membuat marah para santri.

Sama halnya dengan Ketua DPP NasDem, Willy Aditya. Dia mengatakan masyarakat dituntut semakin dewasa dan bertanggung jawab. Termasuk pula dalam berpendapat.

"Di sisi lain, para netizen juga dituntut untuk semakin dewasa dan bertanggung jawab. Dewasa dalam bermedsos, dan dewasa pula dalam beropini. Kode etik harus diperhatikan betul, karena itulah ciri manusia beradab," kata Willy.

"Dia juga harus bertanggung jawab juga atas apa apa yang telah diunggah atau di-posting-nya. Kalau dia merasa benar ya pantang surut dia ke belakang. Kalau salah ya harus jantan untuk mengakui dan siap dengan segala konsekuensinya," imbuhnya.
 

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 01:13:03 WIB

    Gunakan Meme 'Corona Is Like Your Wife', Mahfud MD Didesak Minta Maaf

    Gunakan Meme 'Corona Is Like Your Wife', Mahfud MD Didesak Minta Maaf HARIANHALUAN.COM - Pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyedot perhatian warganet lantaran menggunakan meme 'Corona Is Like Your Wife'. Mahfud pun diminta menyampaikan maaf, k.
  • Selasa, 05 Mei 2020 - 19:23:36 WIB

    Waduh! Najwa Shihab Didesak Minta Maaf ke DPR, Kenapa Ya?

    Waduh! Najwa Shihab Didesak Minta Maaf ke DPR, Kenapa Ya? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan meminta Najwa Shihab meminta maaf kepada DPR secara institusional atas kritik yang dilayangkan sebelumnya. Menurut Arteria, banyak hal yang disa.
  • Jumat, 13 Maret 2020 - 11:09:40 WIB

    Waduh! Ketua KPK Firli Bahuri Didesak Mundur

    Waduh! Ketua KPK Firli Bahuri Didesak Mundur JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mundur. Firli dinilai gagal membangun komitmen pemberantasan korupsi usai tak mampu menangkap buron a.
  • Kamis, 23 Januari 2020 - 21:40:15 WIB

    Disebut Bohongi Publik soal Buronan KPK, Jokowi Didesak Copot Yasonna Laoly

    Disebut Bohongi Publik soal Buronan KPK, Jokowi Didesak Copot Yasonna Laoly JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi meminta Presiden Joko Widodo menyoroti sikap Menteri Yasonna H Laoly yang dianggap memiliki kepentingan politik dalam perkara kasus suap Caleg PDI Perjuangan H.
  • Senin, 01 Agustus 2016 - 03:21:19 WIB
    SOAL KETERLIBATAN PENEGAK HUKUM

    Kapolri Didesak Usut Testimoni Fredi

    JAKARTA, HALUAN — Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mendesak Kapolri Tito Karnavian segera me­ngusut tuntas polemik keterlibatan sejumlah penegak hukum dalam mafia perdagangan narkoba oleh Fredi Budiman sebagaimana dalam testimo.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]