Kernet Bus ALS Tewas Tergilas di Dharmasraya, Jasa Raharja Berikan Santunan Rp50 Juta


Senin, 06 Juli 2020 - 12:07:15 WIB
Kernet Bus ALS Tewas Tergilas di Dharmasraya, Jasa Raharja Berikan Santunan Rp50 Juta Petugas kepolisian dan Jasa Raharja dengan latar Bus ALS yang menjadi barang bukti peristiwa tergilasnya kernet

HARIANHALUAN.COM--Kejadian naas menimpa kernet bus ALS, yang tewas terlindas saat sedang mengecek kondisi suspensi belakang di SPBU PT. Jaya Nusa Niaga Jorong Sei Betung, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (4/7). 

Mendapat info telah terjadi kecelakaan tersebut, Rosidi petugas Jasa Raharja di kabupaten tersebut segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memperoleh data-data awal korban kecelakaan.

Kepala Perwakilan Jasa Raharja Solok, Lumalo M. Harahap mengatakan, bahwa korban terjamin sesuai dengan ketentuan UU. Nomor 33 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang. Ahliwaris korban berhak menerima santunan sebesar Rp 50 juta.

"Dikarenakan domisili korban berada di Kabupaten Mandiling Natal, Sumatera Utara, maka berkas santunan akan kita limpahkan ke Jasa Raharja Perwakilan Padang Sidempuan. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Jasa Raharja Padang Sidempuan, dimana Petugas di sana sedang melakukan survey ke rumah duka, nantinya santunan akan dibayarkan secara overbooking ke rekening ahliwaris yang sah,"ucap Lumalo Harahap, Senin (6/7). 

Ahliwaris yang sah berdasarkan ketentuan UU No.33 dan Peraturan Pelaksanaanya yaitu : 1. jandanya/dudanya yang sah, jika tidak ada jandanya/dudanya yang sah, 2. anak-anaknya yang sah, jika tidak ada Jandanya/dudanya yang sah dan anak-anaknya yang sah, 3. kepada orang tuanya yang sah.Apabila tidak ada ketiganya maka santunan yang diberikan berupa biaya penguburan sebesar Rp. 4.000.000,- kepada pihak yang menyelenggarkan penguburan.

Kronologis berawal pada Sabtu, 4 Juli 2020, kendaraan bus Mercedes Benz PO. ALS BK 7343 UA yang dikemudikan oleh Ahmad Sofyan Batubara masuk ke halaman SPBU tersebut untuk menunggu antrian. Pengemudi dan kernet (korban) mengecek kondisi dari ban belakang sebelah kanan di dapati bahwa kondisi suspensi mengalami gangguan, dikarenakan antrian kendaraan di depan sudah bergerak maju, maka mereka berdua kembali ke depan untuk memajukan bus. Pada saat bersamaan tanpa disadari dan diketahui oleh pengemudi, kerner Zulkarmi Lubis kembali mengecek kondisi peer belakang sebelah kiri dengan posisi rebahan dan terjadilah peristiwa naas tersebut, korban yang terlindas sempat dilarikan ke Puskesmas Koto Baru namun kondisinya tidak dapat diselamatkan.
 

loading...
 Sumber : rilis /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]