Pergerakan Pesawat Meningkat, Tanda-Tanda Transportasi Udara Pulih dari Covid-19?


Senin, 06 Juli 2020 - 19:42:11 WIB
Pergerakan Pesawat Meningkat, Tanda-Tanda Transportasi Udara Pulih dari Covid-19? Pesawat

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah terus bekerja mengarahkan sektor penerbangan yang tumbang akibat Covid-19 sejak tiga bulan ke belakang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, progres pertumbuhan penumpang menggembirakan sejak Awal Juni 2020.

“Ini progresnya sudah bagus, kalau dulu masih 140 movement, sekarang-sekarang ini sudah di atas 300 movement atau sudah mencapai 30% lebih,” ujarnya (Senin 6/7/2020).

Jika konsisten dijalankan, bukan tidak mungkin pemulihan di sektor ini bisa lebih cepat dari yang diramalkan. Namun untuk menuju ke sana sejumlah hal masih harus dilaksanakan dengan ketat, di antaranya mengontrol protokol kesehatan sebagaimana tercantum tegas dalam surat edaran.

“Karenanya kita terus menerus koordinasi dengan berbagai pihak, di antaranya dengan Satuan Gugus Tugas Covid-19, operator bandara, maskapai dan navigasi. Tiga komponen operator bandara, maskapai dan navigasi ini yang intens kita komunikasi terus menerus,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya meyakini kondisi pemulihan di sektor ini bisa berjalan lebih cepat, meski tidak 100%.

"Kami bisa optimis tren penumpang bisa bertumbuh meski tidak 100%. Setidaknya sampai akhir tahun tingkat keterisian bisa mencapai 60%-70%,” ungkapnya.

Hal lain yang menambah optimisme tersebut adalah sektor logistik di mana penerbangan penumpang menjadi satu dengan logistik.

Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA Denon Prawiraatdmadja mengatakan, sektor penerbangan terutama operator penerbangan akan mengalami tantangan besar tahun ini.
 
Namun pemulihan sektor ini bisa berjalan cepat jika ada koordinasi yang kuat di antara para pemangku kepentingan.

"Saat ini berangsur-angsur kelihatan merangkak ya, dibanding dua atau tiga bulan sebelumnya, di mana Pandemi Covid-19 benar-benar nyaris tidak ada penerbangan. kalau toh ada hanya satu atau dua persen, jika pesawat terbang dengan penumpang di bawah 50% saja itu sudah sulit untung,” ujarnya.

Namun begitu, sektor penerbangan tidak akan pulih dengan cepat jika tidak didukung koordinasi semua pihak seperti operator bandara, maskapai maupun Airnav.

“Jadi semua harus mendukung sehingga produktivitas kegiatan sosial ekonomi bisa tercipta. Di sisi lain sigap dan waspada terhadap Covid-19 juga bisa berjalan,” jelasnya.

Lembaga Penyelenggara Navigasi Penerbangan Indonesia atau Airnav Indonesia telah merilis data pergerakan pesawat yang menunjukkan tren peningkatan sejak awal Juli 2020.

Direktur Utama Airnav Indonesia, M Pramintohadi Sukarno mengatakan data traffic movement yang dihimpun pada 285 cabang Airnav di Indonesia pada awal Juni 2020 mencapai 51.228 pergerakan. Jumlah peningkatan pergerakan pesawat meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan bulan Mei 2020 yang sebanyak 27.433 pergerakan. Meski demikian, pergerakan itu belum sebanyak tahun lalu.
 

loading...
 Sumber : okezone.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 25 Maret 2020 - 16:31:57 WIB

    Pergerakan ETF Saham Makin Agresif

    Pergerakan ETF Saham Makin Agresif PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pertumbuhan Exchange Traded Fund (ETF) di Indonesia terus menunjukkan peningkatan. Desember 2019, tercatat 38 ETF dengan Asset Under Management (AUM) mencapai Rp14,197 triliun..
  • Senin, 21 Oktober 2019 - 15:17:00 WIB

    Susunan Kabinet Jokowi Bayangi Pergerakan Rupiah Awal Pekan Ini

    Susunan Kabinet Jokowi Bayangi Pergerakan Rupiah Awal Pekan Ini EKONOMI, HARIANHALUAN.COM -- Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan rupiah pada Senin (21/10) awal pekan ini bakal menguat terhadap dolar AS..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]