China Mulai Tarik Pasukan dari Perbatasan, Damai dengan India?


Senin, 06 Juli 2020 - 20:14:47 WIB
China Mulai Tarik Pasukan dari Perbatasan, Damai dengan India? Kendaraan militer India beriringan di jalan menuju Ladakh, di distrik Ganderbal, Gagangeer, Kashmir, pada 18 Juni 2020

BEIJING, HARIANHALUAN.COM - China mulai menarik mundur pasukannya dari perbatasan pada Senin (6/7/2020), menyusul perjanjian damai dengan India. 

Laporan yang diberitakan Reuters menunjukkan militer China membongkar kamp dan fasilitas-fasilitas lainnya di Lembah Galwan, yang berdekatan dengan lokasi bentrokan. 

Keterangan itu disampaikan oleh sumber-sumber pemerintahan di India, yang menolak disebut namanya karena tidak berwenang bicara ke media. 

Mereka melanjutkan, kendaraan-kendaraan militer juga terlihat mulai ditarik dari daerah itu, serta di Hotsprings dan Gogra - dua zona perbatasan yang diperebutkan. 

Bentrokan militer India vs China pada 15 Juni terjadi selama berjam-jam, yang dilakukan dengan pentungan dan adu jotos. Beberapa tentara tewas di perairan Sungai Galwan yang beku di Himalaya barat. China belum mengungkap jumlah korban luka-luka atau tewas. 

Sementara itu jumlah korban tewas di pihak India adalah yang terbanyak dalam lebih dari 50 tahun terakhir. Insiden ini membuat petinggi militer kedua negara bertemu untuk mencari cara mengurangi ketegangan. 

Penasihat keamanan nasional India Ajit Doval dan Menteri Luar Negeri Wang Yi dilaporkan "bertukar pandangan secara terbuka dan mendalam" pada Minggu (5/7/2020) mengenai perbatasan, menurut catatan kedua negara yang dirilis pada Senin (6/7/2020). Kedua pihak mengatakan, mereka sudah setuju menarik mundur pasukan secara signifikan.

India juga mengatakan, kedua pihak telah sepakat untuk menghormati Garis Kontrol Aktual (LAC) sesuai posisi di sepanjang bagian perbatasan yang diperebutkan itu. 

Namun, referensi ini tidak masuk dalam catatan Beijing di pertemuan tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menanggapi pertanyaan tentang apakah China telah memindahkan peralatan-peralatannya di Lembah Galwan. 

Ia mengatakan, kedua pihak "mengambil langkah-langkah efektif untuk melepaskan dan meredakan situasi di perbatasan." 

"Kami berharap India akan bertemu China di tengah jalan dan mengambil langkah konkret untuk melaksanakan apa yang disepakati kedua belah pihak, terus berkomunikasi secara erat melalui saluran diplomatik dan militer, serta bekerja sama untuk mendinginkan situasi di perbatasan." Keterangan itu disampaikan Zhao dalam konferensi pers pada Senin (6/7/2020). (*)

loading...
 Sumber : kompas.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 09 Agustus 2020 - 12:18:53 WIB

    Benarkah Penyakit Gegara Virus Tick-Borne China Mirip Covid-19?

    Benarkah Penyakit Gegara Virus Tick-Borne China Mirip Covid-19? HARIANHALUAN.COM - Penyakit menular baru yang juga berasal dari binatang, mirip Covid-19, kembali ditemukan di China. Kali ini, sumber penyakit yang diberi nama SFTS (Severe Fever with Thrombocytopenia Syndrome) itu adalah ku.
  • Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:51:13 WIB

    RI Peringatkan AS soal Ketegangan di Laut China Selatan

    RI Peringatkan AS soal Ketegangan di Laut China Selatan HARIANHALUAN.COM - Indonesia memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap konflik terbuka yang terjadi di Laut China Selatan tidak akan menguntungkan pihak mana pun..
  • Jumat, 07 Agustus 2020 - 12:14:46 WIB

    Ada Virus Baru di China, 'Tick-Borne' Sudah Menyerang 67 Orang

    Ada Virus Baru di China, 'Tick-Borne' Sudah Menyerang 67 Orang HARIANHALUAN.COM - Virus Corona COVID-19 masih mewabah di seluruh dunia. Namun, China baru-baru ini melaporkan adanya penyakit menular yang disebabkan oleh virus melalui gigitan kutu atau dikenal dengan 'tick-borne'..
  • Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:45:52 WIB

    Astaga, China Kirim Tawon Pembunuh ke Amerika Serikat?

    Astaga, China Kirim Tawon Pembunuh ke Amerika Serikat? HARIANHALUAN.COM - Tawon raksasa Asia yang kadang dijuluki tawon pembunuh karena keganasannya untuk pertama kalinya sampai di Amerika Serikat. Tawon ini asalnya dari Jepang dan China. Akibatnya, sebagian orang menuding ada pe.
  • Ahad, 02 Agustus 2020 - 11:05:38 WIB

    Mengulas Kisah China & Vietnam yang Kembali Terinfeksi Corona

    Mengulas Kisah China & Vietnam yang Kembali Terinfeksi Corona HARIANHALUAN.COM - Vietnam dan China sempat menyatakan menang lawan virus corona. Namun kini kedua negara harus berusan dengan Covid-19 karena ditemukan kembali virus ini pada warganya..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]