Unggah 'Santri Calon Teroris', PWNU Jatim Minta Denny Siregar Tak Generalisir Santri Sebagai Teroris


Senin, 06 Juli 2020 - 20:54:06 WIB
Unggah 'Santri Calon Teroris', PWNU Jatim Minta Denny Siregar Tak Generalisir Santri Sebagai Teroris Pegiat media sosial Denny Siregar

SURABAYA, HARIANHALUAN.COM - PWNU Jatim angkat bicara soal pernyataan pegiat media sosial Denny Siregar, yang menyebut 'santri calon teroris' dalam posting-an foto di Facebook. Menurut PWNU Jatim, posting-an itu berbahaya karena menggeneralisir santri sebagai calon teroris.

"Seperti itu tidak boleh. Itu berbahaya ke depan. Yang pertama itu akan menggeneralisir bahwa santri itu akan menjadi teroris. Padahal pesantren itu pendidikan yang paling kuno (lama) di Indonesia," kata Katib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Safruddin Syarif kepada detikcom, Senin (6/7/2020).

"Oleh karena itu hal-hal seperti ini sangat berbahaya karena akan menimbulkan satu image general bahwa santri itu calon teroris. Padahal di pondok-pondok pesantren mayoritas di Indonesia yang diajarkan adalah nasionalisme," imbuhnya.

Meski begitu, ia tidak menutup mata bahwa ada pesantren yang mengajarkan teror. Namun jumlahnya sedikit sekali.

"Memang, kita tidak menutup mata hasil dari kajiannya BIN (Badan Intelijen Negara) ada satu dua pesantren yang mempersiapkan seperti itu. Tetapi itu persentasinya sangat kecil sekali," beber Safruddin.

Safruddin juga sependapat dengan adanya tuntutan hukum bagi yang merasa dirugikan oleh posting-an Denny Siregar. Karena memang tidak semua orang terima jika anaknya dikonotasikan sebagai teroris.

"Tuntutan (hukum) itu wajar dong. Misalnya itu anak sampean atau saya tentu kita marah dong. Kita kan gak mau anak kita dicap teroris. Apalagi kemudian dikonotasikan teroris. Ya gak mau lah kita. Benar sudah karena ini negara hukum jadi melalui jalur hukum," jelasnya.

"Menurut saya itu adalah hak yang anaknya dijadikan foto (ilustrasi) santri calon teroris itu. Harus diadili itu," sambung Safruddin.

Seperti diketahui, Denny Siregar dilaporkan ke Polres Tasikmalaya atas dugaan tindak pidana penghinaan, pencemaran nama baik, dan perbuatan tidak menyenangkan penggunaan foto tanpa izin.

Denny dilaporkan atas posting-an di akun Facebook-nya pada 27 Juni 2020 berupa tulisan panjang berjudul 'Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang'. Forum Mujahid Tasikmalaya selaku pelapor mempermasalahkan foto santri cilik Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Ilmi, Tasikmalaya, yang ada dalam posting-an tersebut.

Terkait pelaporan tersebut, Denny menyatakan tidak melakukan penghinaan. Dia juga mengatakan foto tersebut dipakai sebagai ilustrasi.

"Nggak ada penghinaan. Di tulisan, saya sudah memberikan keterangan: Foto hanya ilustrasi. Saya juga tidak spesifik menyebut itu santri dari mana," kata Denny kepada wartawan. Denny menjawab pertanyaan ini pada 2 Juli 2020.

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Rahma Nurjana
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]